Suara.com - Baru dibuka, rapat paripurna pemilihan pimpinan MPR yang berlangsung hari ini, Selasa (7/10/2014) sekitar jam 11.00 WIB, langsung hujan interupsi dari anggota. Terjadi perbedaan pendapat tentang tata tertib sidang.
Dalam sidang, semua anggota fraksi memiliki argumentasi. Sebagian fraksi memandang tata tertib sidang tidak langgar undang-undang, sementara sebagian fraksi menyatakan melanggar undang-undang. Masing-masing bersikeras merasa benar.
Di tengah perdebatan, muncul usulan untuk memecahkan kebuntuan tersebut agar rapat paripurna diskors terlebih dahulu untuk memberikan kesempatan anggota fraksi untuk melakukan lobi untuk menyatukan pendapat tentang tata tertib sidang.
Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung penuh interupsi. Popong Otje masih memberikan kesempatan kepada fraksi untuk menyampaikan pendapat.
Pemilihan calon pimpinan MPR semula dijadwalkan Senin (6/10/2014) malam, namun ditunda hingga hari ini.
Berdasarkan komposisi kursi di MPR, kelompok DPD mempunyai jumlah kursi paling banyak, yaitu 132. Kemudian PDI Perjuangan (109), Golkar (91), Gerindra (73), Demokrat (61), PAN (48), PKB (47), PKS (40), PPP (39), Nasdem (36), dan Hanura (16).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah