Suara.com - Organisasi World Wide Fund for Nature prihatin dengan tingginya angka kasus kematian gajah di Sumatera. WWF mendesak pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo agar tetap peduli pada pelestarian habitat gajah. Pemerintah diingatkan gajah sudah hampir punah.
"Kami hadir di sini, dalam rangka ngajak orang peduli nasib gajah kita ingn menyuarakan bahwa sudah siaga satu nih kondisi gajah," kata Koordinator WWF Sulis di area Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (9/11/2014).
Menurut data WWF, pada tahun 2004, gajah yang mati mencapai 150 ekor, tahun 2011 tercatat 10 ekor, tahun 2012 sebanyak 15 ekor, tahun 2013 ada 16 ekor, dan tahun 2014 kasus yang terdeteksi hanya delapan ekor.
"Kalau dari data kita lebih dari 150 gajah sudah mati dari tahun 2004, dan angkanya itu bertambah tinggi dan juga ga ada yang mengusutnya siapa yang salah itu belum ada," ujar dia.
"Kami ingin ngangkat ini kepada pemerintah, ayo dong ikut peduli, dan kepada masyarakat ikut peduli nasib gajah, dan kita," Sulis menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza