Suara.com - Sedikitnya 120.000 orang mengungsi akibat bencana banjir disejumlah kawasan di Malaysia seperti Kelantan, Trengganu dan Pahang. Akibat banjir, daerah Kinabalu, ibu kota negara bagian Kelantan berubah menjadi danau raksasa.
Belakangan, kemarahan muncul dari ribuan pengungsi. Mereka menganggap pemerintah Malaysia lamban menangani bencana banjir.
"Kami marah kepada mereka (pemerintah). Kami tak peduli politik. Yang kami inginkan mereka melakukan apa yang harus dilakukan yaitu menolong kami," kata pengungsi bernama Farhana seperti yang dilansir AFP.
Sembari menggendong bayi berumur 6 bulan, Farhana melanjutkan kekesalannya.
"Untuk sarapan, kami hanya punya biskuit dan teh. Tak ada air dan makan yang cukup untuk bayi saya. Bahkan saya harus membeli susu sendiri dalam keadaan seperti ini," ungkapnya kesal.
Farhana merupakan satu dari ratusan ribu orang yang terpaksa mengungsi di bangunan sekolah tak jauh dari kediamannya. Dia dan bayinya dievakuasi dari rumahnya yang teredam banjir hingga leher orang dewasa.
"Saya kehilangan semuanya. Rumah, mobil dan sepeda motor," katanya sedih.
kekesalan warga membludak saat mendengar kabar Perdana Menteri Najib Razak justru tengah 'plesiran' di Amerika Serikat.Di sejumlah foto yang beredar, PM Najib terlihat asyik bermain golf dengan Presiden Barrack Obama di lapangan golf Hawaii.
"Perdana Menteri (Najib) butuh waktu untuk istirahat. Dia sudah bekerja keras jadi tolong berikan dia waktu sebagai manusia biasa. Jangan takut, saya yang bertanggung jawab," kata Deputi PM Muhyiddin Yassin.(Asiaone)
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang