Suara.com - Kepala Editor Media Group Singapore Press Holdings Patrick Daniel mrngungkapkan, media cetak masih lebih menguntungkan daripada media online meskipun era digital semakin berkembang pesat.
"Majalah dan koran akan tetap sukses. Meskipun kami mulai bertransformasi mengembangkan bisnis baru ke digital namun digital tidak memberikan banyak uang," kata Patrick dalam paparannya di acara perayaan Hari Pers Nasional bersama Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/2/2015).
Oleh sebab itu, ia optimistis bahwa media cetak masih akan eksis di tengah banyaknya bermunculan media online.
Patrick mengatakan pada masa televisi mulai tumbuh, radio sempat diprediksi akan mati.
"Tetapi buktinya saya sampai sekarang menghasilkan uang dari radio. Jadi, itu pemikiran yang salah. Kita harus percaya bahwa baik media cetak dan online justru bisa tumbuh sama-sama, jangan dianggap mematikan," katanya.
Singapore Press Holdings Limited, kata Patrick, bisa membuktikan bahwa perusahaan media tersebut bisa bertahan, bahkan lebih besar saat ada sejumlah perusahaan media cetak harus berusaha keras untuk bertahan.
Menurut dia, kuncinya ada pada strategi. Perusahaan yang sudah 30 tahun berkibar itu gabungan dari tiga perusahaan, yakni The Straits Times Press, Singapore News and Publications Limited, dan Times Publishing Berhad.
Saat ini, perusahaan tersebut memiliki bisnis, antara lain di bidang percetakan, internet, televisi, radio, propert, 18 koran dalam empat bahasa, lebih dari 100 majalah, bisnis periklanan, penyelenggara kegiatan.
"Apa yang telah kami lakukan, saat bisnis media menurun tetapi bagian dari bisnis kami justru tumbuh. Media mungkin bisa turun namun kami bertahan karena kami mengembangkan bisnis lain sehingga bisa stabil. Kami membuat sumber pendapatan yang baru. Itu tantangan yang besar," katanya.
Patrick mengatakan media cetak masih bisa memimpin. Akan tetapi, perusahaan tidak boleh putus asa menghadapi arus digital dan melakukan strategi bisnis. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
IHSG Ditutup Runtuh Dengar Kabar Perry Warjiyo Mundur
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76 Persen, Perkuat Ekosistem Digital dan Merchant
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Review Drama Gannibal, Sisi Gelap Desa Kuge yang Menelan Banyak Korban Jiwa
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar