Suara.com - Sugeng Sukarsono dikenal sebagai orang yang baik dan religius oleh para tetangga. Sugeng adalah pilot pesawat latih tipe swayasa single seater berusia 52 tahun. Ia meninggal dunia setelah mendaratkan pesawat di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (7/5/2015). Pesawat mendarat tak normal, lalu terbakar hebat.
Ketua RT tempat Sugeng, Dalbini, mengatakan, Sugeng memang baru tinggal di wilayahnya kurang dari tiga tahun. Namun, bapak empat anak kerap mengisi pengajian di Masjid Jami Darussalam, Komplek Pamulang Indah, Pamulang, Banten.
"Dia orang yang rajin ke masjid," kata Dalbini saat ditemui di rumah duka Jalan Heligenia Blok D 11/33, RT 5/11, Komplek Pamulang Indah, Pamulang Timur, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/5/2015).
Dalbini berharap Sugeng sekarang diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan dan seluruh keluarganya bisa ikhlas atas kepergian Sugeng.
"Kita merasa kehilangan. Kami hanya bisa berbelasungkawa dan berharap seluruh dosanya diampuni, dan semoga keluarga yang ditinggalkan mengikhlaskannya," kata Dalbini.
Sugeng meninggal dunia sekitar jam 12.00 WIB tadi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Sebeum dibawa ke RSPAD, dia sempat dirawat di Rumah Sakit Husada, Ciputat. Dia meninggal karena lebih dari 90 persen tubuhnya terbakar.
Dalbini mendapat kabar duka langsung dari istri Sugeng, Tita Novanto, dan pada pukul 16.20 WIB.
Jenazah Sugeng sekarang sudah berada di rumah duka Jalan Heligenia.
"Rencananya, kalau sempat hari ini juga akan dimakamkan di TPU Pondok Benda, Pamulang," kata dia.
Pasangan Sugeng dan Tita dikaruniai empat anak. Mereka adalah Alfin Dzulfikar (19), Hilmi Dulkifli (17), Farah zhafirah (14), dan Nashwa zahida (6). Anak-anak ini sekarang masih pelajar semua.
Di rumah duka, sekarang banyak anak berseragam sekolah yang hadir. Mereka adalah rekan anak Sugeng yang datang untuk memberikan semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran
-
Riset IHDC: Indonesia Berisiko Alami Silent Cognitive Burden pada Anak
-
Sepeda Listrik Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Rekomendasi Paling Murah dan Terbaik
-
Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim
-
Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul
-
Sama-sama Diperkuat Pemain Naturalisasi, Negara Tetangga Sirik dengan Timnas Indonesia
-
4 HP Murah Samsung Rp1 Jutaan Terbaik, Performa Stabil untuk Harian
-
Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal
-
Head to Head Nguyen Dinh Bac vs Mitchell Baker, Adu Tajam Dua Bintang Muda di Piala AFF 2026