Suara.com - DN, 22, perempuan asal Banda Aceh, kesurupan, saat ditangkap polisi syariah, Senin (29/6/2015) sekitar pukul 23.00 WIB. Dia meronta-ronta, berteriak di ruangan kantor polisi syariah, sekitar 30 menit.
Sempat tersadar sejenak, kesurupan kembali dialami DN. Dia kembali berteriak, lalu menangis, bahkan sempat berlari dari kantor polisi.
Akibat kejadian itu, DN terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat.
Kejadian ini bermula dari ditangkapnya DN bersama teman perempuan dan dua lelaki. Dua perempuan dan dua lelaki itu diduga tengah berpacaran di sebuah taman di kawasan Peunayong.
"Saat ditangkap mereka ini sedang duduk di kursi taman yang model panjang. Jadi berdampingan. Karena itu warga curiga dan menangkap mereka. Baru diserahkan sama kita (Polisi Wilayatul Hisbah)," kata personel Wilayatul Hisbah Banda Aceh, Selasa (30/6/2015) dini hari.
Saat ditangkap, DN menegaskan bahwa dirinya dan temannya tidak mengenal dua lelaki di taman. Untuk meyakinkan polisi, DN lantas menghubungi sang paman, Ali.
Ali yang mendatangi kantor polisi langsung menyatakan bahwa keponakannya tidak berpacaran, lantaran sudah bersuami, bahkan tengah hamil muda.
"Saya berani menjamin, jika dia (DN) tidak berbuat apa pun yaang dituding warga. Lelaki yang ditangkap bersama mereka juga sama sekali tidak dikenal," kata Ali sembari meyakin para petugas berulang kali.
Tapi, begitu dilepas polisi, DN tiba-tiba mengalami kerasukan, hingga membuat petugas terkejut, panik, dan kewalahan. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun