Suara.com - Atlet ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berjanji akan tampil maksimal dalam pertandingan putaran final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 menghadapi pasangan Tiongkok Liu Xiaolong/Qiu Zihan, Minggu.
"Untuk pertandingan besok (Minggu), kami siap tampil habis-habisan dan tanpa beban," kata Hendra kepada Antara selepas pertandingan semifinal Kejuaraan Dunia 2015 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Sabtu malam.
Pada putaran semifinal, Hendra/Ahsan berhasil menaklukkan pasangan Korea Selatan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dalam pertandingan selama 46 menit dengan skor 21-17, 21-19.
Ahsan mengatakan akan mempelajari permainan pasangan Liu/Qiu dari video rekaman karena belum menentukan strategi untuk pertandingan putaran final.
"Kami tidak memikirkan pertandingan besok. Kami hanya berpikir bagaimana dapat poin pada pertandingan tadi," kata Ahsan.
Hendra/Ahsan mengaku tidak ingin melihat catatan kekalahan mereka dari Korea Lee/Yoo menjelang pertandingan semifinal.
"Kami memang sering bertemu Lee/Yoo dan kalah dari mereka. Tapi, ini adalah kejuaraan dunia dan saya yakin bisa menang. Kami sudah mempelajari permainan mereka," kata Ahsan.
Ahsan mengatakan bermain tanpa beban bersama Hendra saat menghadapi Lee/Yoo sehingga dapat menampilkan permainan terbaik.
Sementara, Lee Yong Dae mengakui penampilan Hendra/Ahsan yang bagus pada pertandingan semifinal pada Sabtu malam.
"Kami akan banyak berlatih pada turnamen-turnamen lain sebelum kualifikasi Olimpiade. Kami akan memperbaiki permainan net kami," kata Lee.
Pasangan Hendra/Ahsan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke putaran final Kejuaraan Dunia 2015.
Sebelumnya, empat wakil Indonesia yaitu ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyanan Natsir, atlet tunggal putri Linda Wenifanetri, dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari gagal melangkah ke putaran final. Ketiga wakil Indonesia itu berhak atas medali perunggu dalam Kejuaraan Dunia 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam