Suara.com - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M Nasser menyatakan pergantian jabatan Kabareskrim Polri seharusnya tidak boleh berdasarkan pesanan dari pihak luar. Hal itu disampaikan Nasser menyusul santernya isu hendak dicopotnya Budi Waseso dari jabatan Kabareskrim Polri.
"Saya tegaskan, mutasi dan promosi itu biasa dan anggota Polri harus mematuhi. Yang tidak boleh itu mutasi yang didasarkan order dari luar, karena ini bisa mengganggu kinerja kepolisian," kata Nasser di Mabes Polri, Kamis (3/9/2015).
Nasser menuturkan, jika Kabareskrim Polri dimutasi, maka harus melalui mekanisme rapat di dewan jabatan dan kepangkatan tinggi (Wanjakti) Mabes Polri.
"Mutasi itu harus melalui sebuah proses, mekanisme yang ada di kepolisian yakni di Wanjakti. Tidak boleh ada keinginan dari seseorang," ujarnya.
Anggota Kompolnas lainnya, Edi Saputra Hasibuan menambahkan, pergantian Kabareskrim yang baru merupakan urusan internal Polri.
Kompolnas sepakat mendukung apapun keputusan Wanjakti mengenai pergantian Budi Waseso sebagai Kabareskrim tersebut.
"Yang ditunggu sekarang keputusan Kapolri. Dan apapun keputusan Wanjakti kami dukung," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026