Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas masalah ekonomi dengan 23 rektor perguruan tinggi negeri se-Indonesia dalam acara makan siang di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/9/2015).
"Mungkin sedikit ingin saya jelaskan mengenai terutama mengenai situasi ekonomi. Karena menurut saya situasi politik sudah alhamdulillah sudah selesai. Stabilitas keamanan sudah tidak ada masalah," ujar Presiden Jokowi saat menjamu para rektor.
Menurut anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana di kesempatan terpisah pertemuan Presiden dengan sejumlah rektor perguruan tinggi ini merupakan agenda rutin yang sudah dijadwalkan untuk memungkinkan Presiden berinteraksi dengan berbagai kelompok.
I"ni forum kecil yang memungkinkan lebih terbuka," ujar Ari Dwipayana.
Sebenarnya Presiden rutin bertemu dengan berbagai kelompok untuk mendengar perspektif, tambah Ari.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Rektor perguruan tinggi yang hadir antara lain Muhammad Anis dari Universitas Indonesia, Dwikorita Karnawat dari UGM, Kadarsa Suryadi dari ITB, Herry Suhardiyanto dari IPB sekaligus Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dan Werry Darta Taifur dari Universitas Andalas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123