Suara.com - Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika II A Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2015), diikuti oleh para narapidana, bahkan inspektur upacaranya pun narapidana.
Kepala Lapas Narkotika II A Cipinang, Andhika, mengaku bangga bisa melibatkan narapidana dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini. Keikutsertaan mereka, katanya, menunjukkan para narapidana bukan "sampah" masyarakat.
"Kami bangga dengan warga binaan ternyata kalian melebihi kemampuan para petugas lapas," ujar Andhika di Lapas Narkotika II A Cipinang.
Andhika mengatakan upacara dengan melibatkan napi di Lapas Narkotika Cipinang tahun ini merupakan yang untuk pertamakalinya. Upacara ini, katanya, untuk menumbuhkan rasa kebanggaan warga binaan terhadap Tanah Air.
Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk memotivasi warga binaan bahwa mereka juga memiliki kesempatan yang sama dengan warga lainnya, terutama untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
"Kegiatan ini dilakukan untuk menyatakan bentuk pengakuan terhadap hak asasi manusia yaitu dengan memberi ruang untuk mengekspresikan diri para warga binaan untuk menyelenggarakan upacara," katanya.
Dalam upacara tadi, paduan suaranya juga berasal dari para narapidana yang jumlahnya ribuan orang.
Andhika mengatakan Lapas Cipinang akan selalu memberi ruang kepada warga binaan untuk menyelenggarakan kegiatan positif, seperti peringatan hari-hari besar. [Muhamad Ridwan]
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim