Suara.com - Sebuah sabuk bom ditemukan di dekat Paris, Prancis, hari Senin (23/11/2015). Sabuk bom tersebut diduga milik seorang buronan yang diyakini terlibat dalam serangan di Paris pada 13 November lalu.
Sabuk bom ditemukan di sebuah tempat sampah di Kota Montrouge, sebuah kawasan di selatan Paris, tak jauh dari Chatillon. Sementara itu, di Chatillon, sebelumnya polisi melacak keberadaan Salah Abdeslam, (26), salah satu orang yang diduga terlibat serangan Paris, lewat ponselnya.
Awalnya, dirinya terlacak berada di distrik ke-18 di utara Paris, dekat seuah mobil yang ia sewa. Kemudian, ia terdeteksi berada di Chatillon.
Saat ini, polisi masih menyelidiki sebuah sabuk bom yang ditemukan di tempat sampah di Montrouge. Polisi mengatakan, masih terlalu dini untuk memastikan bahwa sabuk bom tersebut berkaitan dengan Abdeslam, adik dari pelaku bom bunuh diri yang meledakkan diri pada aksi di Paris.
Salah satu teori, Abdeslam awalnya berencana meledakkan diri di distrik 18, namun membatalkan rencana tersebut lalu membuang bomnya. Tidak diketahui apa sebabnya.
"Kemungkinan ia mengalami masalah teknis pada sabuk peledaknya," kata seorang sumber dari kepolisian.
Abdeslam diyakini datang ke Paris dari Brussels, Belgia. Ia kembali ke Brussels beberapa jam setelah serangan Paris usai. Hingga kini, Abdeslam masih menjadi buronan pihak berwenang Prancis dan Belgia.
Khawatir akan terjadinya serangan mirip dengan yang terjadi di Paris, Belgia memperpanjang pemberlakuan keadaan darurat di Brussels menjadi sepekan. Kendati demikian, layanan transportasi dan sekolah akan dibuka kembali pada hari Rabu (25/11/2015).
Dua pelaku bom bunuh diri dalam serangan Prancis, menurut Prancis, tinggal di Belgia. Sejauh ini, polisi Belgia sudah menetapkan dua orang yang pulang ke Brussels bersama Abdeslam sebagai tersangka kasus terorisme. (Reuters)
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP
-
Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi
-
Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan
-
Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian