Suara.com - Seorang guru di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, bernama Viator Remetwa (23) dilaporkan tewas tenggelam terseret ombak di Pantai Kelurahan Saoka, Rabu, pukul 15.30 WIT.
Kepala Bidang Operasional Kantor SAR Kota Sorong, Karel Rony Ileng di Sorong mengatakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh masyarakat setempat 30 menit setelah korban hilang terseret ombak Menurut dia, korban bersama beberapa rekan kerjanya berekreasi memperingati hari guru nasional di pantai Kelurahan Saoka, Kota Sorong.
Dia mengatakan tiga orang rekan korban yang asik mandi tiba-tiba terseret ombak dan korban langsung menolong tiga rekannya itu namun korban malah terseret ombak hingga tewas tenggelam.
Menurut dia, tiga rekan korban bernama Rosa, Surya Widaya dan Tito berhasil selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Sorong," ujarnya seperti dikutip Antara.
"Jenazah korban Viator Remetwa Guru Sekolah Dasar Kristus Raja Kota Sorong itu sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," katanya.
Ia mengimbau masyarakat di Kota Sorong agar berhati-hati melakukan rekreasi di Pantai Kelurahan Saoka dan sekitarnya karena saat ini musim ombak. (Antara)
Berita Terkait
-
Pesannya Masih Relevan, Pidato Hari Guru Nasional 1996 Presiden Soeharto Kembali Viral
-
Serba-serbi Momen Hari Guru: Disentil Netizen sebagai Hari Wali Kelas
-
Hari Guru Nasional 2025: Hukuman Fisik di Sekolah Disorot, Publik Sentil Pendidikan Etika
-
Refleksi Hari Guru: Euforia Perayaan, Beban Tugas, hingga Polemik Hukuman
-
25 November Punya Dua Penanda, Guru dan Keberanian Perempuan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir