Ilustrasi Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Firman Subagio mengatakan paripurna malam ini beragendakan pembahasan RUU tentang pengampunan Pajak dan revisi UU nomor 30/2002 tentang KPK untuk dimasukan ke Prolegnas 20015, tetap digelar.
"Kemarin malam rapat Badan Musyawarah (Bamus), pimpinan memang ingin melakukan rapat paripurna, dan karena masalah teknis rapat paripurna yang dilaksakanan pukul 10.00 WIB kemudian diambil keputusan untuk dilakukan pukul 19.00 WIB," kata Firman di DPR, Selasa (8/12/2015).
Namun, tiba-tiba, sambungnya, Sekretaris Jenderal mengirim undangan pada 16.30 WIB, bila paripurna dibatalkan dengan alasan kemungkinan rapat kali ini tidak kuorum karena kebanyakan anggota sedang memantau Pilkada.
"Tapi saya pimpinan Baleg, Baleg punya beban moral cukup tinggi. Kami minta pimpinan DPR rapat paripurna tetap dilanjutkan," kata dia.
Politisi Golkar ini mengatakan, bila memang tidak kuorum, maka rapat paripurna akan ditunda atau dijadwal ulang. Sebab, menurutnya, rapat paripurna ini tetap harus digelar supaya tidak ada praduga tertentu.
Lantaran, Firman menyebut, berembus kabar kalau UU ini tersandera karena masalah di MKD. Dan ini pula, kata Firman, yang harus ditepis.
"Mekanisme itu harus dilakukan, agar tidak ada praduga rapat paripurna disandera. Rapat ini kan hanya menyampaikan laporan bahwa ada Prolegnas 2015 yang UU-nya harus disepakati," ujar dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?