Suara.com - Ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, berharap bisa tampil maksimal saat menghadapi Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol di final New Zealand Open Grand Prix Gold 2016, Minggu (27/3/2016).
Unggulan ketiga itu menyadari tak mudah meladeni perlawanan pasangan Korea Selatan tersebut. Terlebih, Ko/Shin pernah punya catatan bagus, yakni meraih medali emas di kejuaraan dunia bulutangkis 2014.
Pertemuan ini sendiri jadi yang pertama bagi kedua pasangan. Meski begitu, Angga/Ricky mengungkapkan telah mengetahui pola permainan dari ganda putra peringkat delapan dunia tersebut.
“Tidak ada persiapan khusus. Kami lebih berupaya agar dari bisa tampil maksimal. Untuk kami, yang paling penting itu adalah fokus dan konsentrasi di lapangan,” kata Angga.
“Tentunya harus lebih waspada lagi dari babak sebelumnya, karena lawan lebih berat, apalagi mereka adalah (pernah jadi) juara dunia. Ko/Shin adalah pasangan yang punya power kuat,” tutur Angga, pemain kelahiran Jakarta 12 Mei 1991. (PBSI)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan