Suara.com - Wakil ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon tak masalah jika Partai Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) di bawah pimpinan Setya Novanto.
Menurutnya, sejak awal KMP mendukung pemerintah apabila ada program baik yang hendak dicapai. Namun, kata Fadli, apabila program pemerintah berpotensi merugikan rakyat, maka KMP akan memberikan kritik.
"Tidak ada masalah. Bukan berita baru sejak awal koalisi Merah Putih bahwa Pak Prabowo sudah mengatakan akan mendukung pemerintah apabila memiliki program yang baik dan akan mengkritisi kalau program pemerintah merugikan kepentingan rakyat," kata Fadli di Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, Selasa (17/5/2016).
Lebih lanjut Fadli mengatakan dirinya sangat menghargai keputusan partai politik dalam melihat situasi yang ada.
"Saya melihat pernyataan resmi hak dari partai politik, menyampaikan dan menyatakan sikap terhadap situasi dan saya hargai," tutur.
Selain itu, menurutnya sejauh ini DPR objektif dalam menilai program pemerintah.
"Sejauh ini kawan-kawan DPR tetap akan objektif melihat program pemerintah dan dilihat masyarakat, artinya bukan cap stampel kebijakan pemerintah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan