Suara.com - Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ayi Supardan menjelaskan awal mula gedung tua berlantai 17 di Bintaro Sektor 7, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, roboh, pada Kamis (2/6/2016) sekitar jam 14.00 WIB.
"Menurut keterangan saksi, bagian barat dan selatan roboh, diakibatkan, dugaan awal karena ada pengerjaan manual di bagian atas dan lepas," kata Ayi.
Saat gedung roboh, kata Ayi, 15 pekerja di gedung tersebut kebetulan sedang istirahat. Ayi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian.
"Tadi sudah dikumpulkan, pekerja ada 15 orang, alhamdulillah tidak ada korban, semua lengkap, baik tenaga sekuriti maupun pekerja gedung," katanya.
Gedung tersebut tidak roboh seluruhnya. Sebagian bangunan, sekarang masih tetap berdiri.
Untuk mengantisipasi terjadinya roboh susulan, sekarang area sekitar sudah diberi garis polisi dan jalur menuju pasar modern ditutup dari lalu lintas umum.
Sore ini, polisi mengalihkan semua jalur kendaraan menuju ke TKP.
Ayi menjelaskan gedung tersebut sebenarnya selama ini belum pernah dipakai karena merupakan proyek mangkrak. Gedung ini milik Panin Group, katanya.
"Gedung ini kan cuma struktur. Dibangun sekitar tahun 1995-1996. Mangkrak karena secara teknis tidak bisa dilanjutkan pembangunannya. Kami sudah koordinasi dengan PU mengenai bagaimana eksekusi gedung ini agar tidak membahayakan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang
-
Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran