Suara.com - Seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016), menjadi balapan penuh emosional bagi Jorge Lorenzo. Itu menjadi balapan terakhir Lorenzo bersama Yamaha.
Tak kurang, sembilan tahun dihabiskan Lorenzo dengan pabrikan asal Jepang itu. Selama kurun waktu tersebut, Lorenzo 106 kali naik podium, meraih 43 kemenangan, 38 pole position, dan tiga gelar juara dunia.
Musim depan, Lorenzo akan mencoba tantangan baru bersama Ducati. Pebalap berusia 29 tahun ini mengikat kontrak selama dua tahun dengan tim yang bermarkas di Bologna, Italia, itu.
Terkait balapan di Valencia, Lorenzo berharap bisa menutup akhir kariernya dengan manis dengan mempersembahkan kemenangan, sekaligus mengakhiri rentetan hasil buruk Yamaha yang belum pernah menang dalam 10 seri terakhir.
"Balapan di Valencia akan momen yang sangat emosional buat saya, karena selama sembilan tahun bersama tim yang sama, mereka (Yamaha) telah memberikan sesuatu yang banyak kepada saya," kata Lorenzo.
"Itulah mengapa saya begitu termotivasi berlatih sekeras mungkin dan meraih kemenangan di Valencia. Tentu saja ini tak mudah, karena kompetisi sangat ketat, tapi saya akan mencobanya," pungkas Lorenzo.
Lorenzo memiliki kenangan manis di Sirkuit Ricardo Tormo. Di trek inilah dia meraih gelar juara dunia ketiga MotoGP-nya musim lalu, mengalahkan rekan setimnya, Valentino Rossi. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan