Suara.com - Saat ini, prarekonstruksi perampokan disertai pembunuhan terhadap enam orang masih berlangsung di rumah pengusaha Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, pada Senin (26/12/2016), masih berlangsung.
Dalam adegan yang ke 52 terlihat keempat bandit pimpinan Ramlan Butarbutar selesai menyekap 10 korban di dalam kamar mandi.
Tak lama setelah itu, Dodi pulang. Dodi mengendarai mobil Honda Jazz.
Pada adegan yang ke 53, melihat kedatangan Dodi, lantas Ramlan dibantu rekannya, Ius Pane, membukakan pintu gerbang.
Dalam prarekonstruksi yang memperagakan hanya Ius Pane karena Ramlan sudah mati ditembak politi karena melawan saat akan ditangkap. Ius Pane memakai baju tahanan dan memakai topi berwarna coklat dengan tangan diborgol.
Pada adegan ke 54, Ius Pane menutup pintu gerbang setelah mobil yang dibawa Dodi masuk ke dalam pekarangan rumah.
Dalam adegan yang 55, Dodi belum sadar kalau yang membukakan pintu tadi adalah bandit.
Dia baru sadar setelah turun dari mobil. Dia langsung diancam dan dibawa masuk ke dalam rumah lewat pintu samping.
Ramlan menggiring dia ke kamar mandi dan memaksanya masuk bergabung dengan 10 korban yang lainnya.
Usai peragaan Dodi disekap di kamar mandi, polisi melanjutkan prarekonstruksi, tetapi tidak boleh diliput media.
Sebelas korban sampai akhirnya ditemukan di dalam kamar mandi pada hari Selasa (27/12/2016) pagi. Enam orang meninggal dunia yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir.
Kemudian, lima korban selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal