Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut satu Agus Yudhoyono mementahkan penjelasan calon gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebutkan birokrasi pemerintah sekarang sudah baik, di acara debat, malam ini.
Agus menceritakan temuannya ketika kampanye bersama Sylviana Murni yaitu adanya birokrat yang masih berpikir ABS alias Asal Bapak Suka.
"Dari pengalaman kami di lapangan, kami temukan hal yang tidak terungkap ke publik selama ini," kata Agus.
Temuannya, antara lain lingkungan yang masih jorok dan memprihatinkan.
Dia yakin hal itu terjadi karena birokrasi penuh rasa takut. Misalnya, takut kena mutasi, takut dipenjara.
"Harga diri dihancurkan, padahal mereka kan punya kerabat, Itu bukan konstruktif," kata Agus.
Agus kemudian menyebutkan rapot pemerintah Jakarta yang masih merah. Raport menempati nomor 16 dari 34 provinsi.
Menurut dia birokrasi dibangun dengan sikap represif sehingga menekan kreativitas.
"Celakanya, birokrasi di bawah ketakutan. Lalu, dia mudah memberikan laporan ABS, asal bapak suka," kata Agus.
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan