Suara.com - Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama menghadiri Kongres ke-4 Indonesia Diaspora di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017). Kedatangan Obama disambut tepuk tangan meriah dari para tamu dan peserta Kongres yang hadir.
Dalam pidatonya selama kurang lebih 30 menit, Obama tidak hanya menyampaikan hal-hal yang substantif, tetapi juga menceritakan pengalamannya saat menghabiskan masa kecil di Menteng Dalam.
Masa kecilnya bersama dengan ibu dan ayah tirinya tersebut membuat dirinya rindu dengan Indonesia.
"Senang sekali kembali ke Jakarta walau saya hampir tak mengenal apa-apa," kata Obama memulai pidatonya di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Karena itu dia mengatakan kedatangan untuk kali kedua ke Indonesia saat ini terasa begitu spesial. Sebab, acara yang dihadirinya di Kota Kasablanka tidak jauh dari tempat tinggalnya dulu saat masih kecil.
"Ini adalah perjalanan yang sangat spesial buat saya. Saya tinggal hanya beberapa mil dari sini. Sekolah saya tak jauh dari sini," katanya.
Dia lantas membandingkan Jakarta saat dirinya masih kecil dengan ibu kota kekinian. Menurutnya, Jakarta sudah berkembang jauh, karena sudah banyak gedung pencakar langit.
"Tapi, dulu, gedung yang lebih tinggi dari lima kaki hanya hotel Indonesia dan Sarinah. Ini sangat berbeda dari sebelumnya," kata Obama menceritakan pengalamannya.
Obama menceritakan keadaan keluarganya dulu saat tinggal di Indonesia. Dia kembali mengenang adik perempuan tirinya yang lahir di Rumah Sakit Saint Carolus, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jokowi Bertemu Obama, Kaesang: Mereka Bakal Masuk Angin
"Ibu dulu melahirkan saudara perempuan saya, Mayan, di Rumah Sakit St Carolus Jakarta. Saya sangat terhormat berada di sini. Indonesia bagian dari diri saya," kata Obama.
Kongres diaspora sendiri merupakan kali keempat yang dilakukan. Diaspora Indonesia sendiri ialah orang yang berdarah Indonesia yang tinggal, bekerja, belajar di luar wilayah Indonesia. Sepanjang hatinya ada kecintaan atau kedekatan pada Indonesia, maka ia adalah anggota diaspora Indonesia.
Kongres Diaspora Indonesia itu juga dihadiri oleh pejabat-pejabat tinggi negara seperti Setya Novanto, Fadli Zon, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo.
Berita Terkait
-
Jokowi Bertemu Obama, Kaesang: Mereka Bakal Masuk Angin
-
Buka Kongres Diaspora, Obama Sebut Indonesia Bagian Dirinya
-
Obama Datang, Pejabat Negara 'Banjiri' Kongres Diaspora Indonesia
-
Fadli Zon Sesalkan Teror Terhadap Polsi Kembali Terjadi
-
Disalami Obama, Perempuan di Grand Garden Teriak-teriak Histeris
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional