Suara.com - Sopir ojek online, Nur Irfan sempat mengeluh sakit beberapa pekan sebelum ditabrak model cantik, Tiara Ayu. Dia menelepon orangtuanya saban hari saat tengah mencari penumpang.
Ibunda Irfan, Rohaniyah bercerita sebelum kejadian tersebut Irfan sempat menghubunginya untuk mengabarkan kondisinya yang kurang baik. Ia sempat menawarkan untuk menjenguk Irfan, namun ditolak.
"Sudah minggu-minggu lalu sih menelepon, 'emak perlu ke situ nggak?', 'Nggak usah mak, nanti saja kalo ke Tasikmalaya, ketemu di Tasikmalaya. Kan mau pengajian di Tasik," jelas Rohaniyah kepada suara.com saat ditemui di lobby RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat pada Rabu (11/4/2018).
Belum sempat bertemu, Rohaniyah malah mendapat kabar Irfan mengalami kecelakaan. Usai dikabari oleh kerabatnya, ia langsung berangkat dari Banjar, Jawa Barat menuju RSUD Tarakan.
"Ke rumah anak saya dulu di Bekasi, terus langsung ke sini," ujarnya.
Sebelumnya Irfan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan usai dirinya ditabrak oleh Tiara Ayu dengan menggunakan mobil sedan BMW putih bernopol B 789 SSN di perempatan Harmoni pada Senin (9/4/2018) malam. Kaki Irfan patah.
Berita Terkait
-
Sopir Ojol yang Ditabrak Model Cantik Tiara Dikenal Rajin Mengaji
-
Sopir Ojek Online Korban Model Cantik Tiara Sudah Siuman
-
Suaminya Ditabrak Model Cantik Tiara, Aning Tak Mau Buka Facebook
-
Sopir Ojol yang Ditabrak Model Cantik Tiara Belum Sadarkan Diri
-
Ojol yang Ditabrak Model Cantik Tiara Ayu Masih Terbaring di ICU
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia