"Ketika orang melihat foto-foto kehancuran ini, maka mereka akan menyadari merupakan orang beruntung, karena ada di tempat yang lebih baik. Ini mengingatkan orang untuk bersyukur. Lagipula, foto kehancuran akibat bencana akan mendapatkan banyak like,” tutur Solihat.
Sejak Sabtu kelabu, banyak mayat korban tsunami terhanyut di pantai dan jalan-jalan Provinsi Banten. Tempat-tempat itulah yang menjadi lokasi selfie banyak orang.
Alhasil tedapat fenomena kontras, tatkala kendaraan-kendaraan tim SAR dan regu-regu penyelamat dari warga sipil berseliweran, melewati orang-orang yang selfie.
Jamie lantas bertanya kepada Solihat, apakah pantas berfoto selfie di lokasi yang besar kemungkinan masih ada mayat belum ditemukan?
“Itu tergantung pada niat Anda. Jika Anda mengambil selfie untuk pamer, maka jangan lakukan itu. Tetapi jika Anda melakukannya untuk berbagi kesedihan dengan orang lain, tidak apa-apa."
Namun, Jamie mencatat pernyataan Solihat itu berbanding terbalik dengan perilaku orang-orang yang datang untuk sekadar berfoto selfie.
“Tidak banyak orang-orang yang selfie sembari menunjukkan pose sedih,” kata Jamie.
Bahkan, Jamie mengakui pernah melihat perempuan yang berpakaian ala tentara, menghabiskan waktu selama setengah jam mencari tempat untuk berpose di tengah puing-puing bangunan dan masih digenangi air setinggi lutut.
Perempuan berpakaian ala militer itu akhirnya asyik berfoto selfie di dekat mobil SUV hancur di tengah lapangan.
Baca Juga: Gara-Gara Patah Kunci, Pemotor ini Hampir Bikin Dirinya Bokek Mendadak
Bahrudin, lelaki berusia 40 tahun pemilik mobil itu, menyatakan kekesalannya terhadap wisatawan yang berselfie di lokasi bencana.
Berdiri di dalam air dengan sepasang sepatu bot kuning, Bahrudin berulang kali mengucapkan kata "sangat kesal, kecewa", ketika ditanya Jamie apa pendapatnya tentang wisatawan selfie-seekers.
Valentina Anastasia, gadis berusia 18 tahun asal Jawa Tengah, mengakui tidak kecewa terhadap keputusannya untuk pergi dari Jakarta, menghabiskan tiga jam perjalanan memakai mobil, guna berlibur ke lokasi bencana tsunami di Banten.
"Saya ingin melihat kehancuran akibat tusnami, dan orang-orang yang terkena dampak," katanya.
Ketika ditanya Jamie berapa banyak foto narsis yang dia ambil di daerah itu, Anastasia tertawa terbahak-bahak.
"Banyak! Untuk media-media sosial, grup WhatsApp ... " tutur Anatasia sembari menggulirkan banyak foto selfie di ponselnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim