Suara.com - Kobaran api menghabiskan ruangan yang penuh dengan kabel jaringan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di kawasan Jalan Pattimura Kota Ambon, Selasa (5/2/2019) sekitar pukul 09.30 WIT.
Kebakaran tersebut terjadi di bangunan bagian belakang yang merupakan ruang candangan sekaligus server Telkomsel.
Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Ambon dikerahkan untuk memadamkan kebakaran itu.
Akibat kebakaran tersebut, akses Jalan Raya Pattimura yang menuju Gedung Telkom ditutup. Hanya mobil pemadaman kebakaran dan mobil aparat keamanan yang bisa menuju Gedung Telkom.
“Api sudah berhasil dipadamkan. Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman tim pemadam kebakaran yang cepat memadamkan Gedung Telkom yang terbakar,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy.
Hingga kini belum diketahui pasti penyebab terbakarnya ruangan yang penuh dengan kabel jaringan milik Telkom tersebut.
“Belum bisa dijelaskan penyebab kebakaran, kami juga harus berkoordinasi dengan kantor pusat,” kata seorang pejabat Telkom.
Akibat kebakaran Gedung Telkom Ambon, seluruh aktivitas Telekomunikasi yang menggunakan jasa Telkom seperti Telkomsel, IndiHome, transaksi via ATM, usaha berbasis online lainnya, gojek, grab di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya lumpuh total.
Walikota belum dapat memastikan sampai kapan jaringan Telkomsel berfungsi kembali. Namun ia meminta warga Ambon untuk tidak panik dan tetap tenang.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Pose Bareng Cucu PKI, Asli atau Editan?
"Saya belum bisa pastikan sampai kapan Telkomsel bisa berfungsi lagi, kami berharap secepatnya," kata Walikota.
Hingga berita ini dimuat jaringan Telkomsel masih lumpuh. Warga Kota Ambon yang menggunakan nomor handphone Telkomsel ramai-ramai mendatangi gerai-gerai provaider komunikasi lainnya untuk membeli kartu.
Berita ini kali pertama dimuat Terasmaluku.com jaringan Suara.com dengan judul berita "Gedung Telkom Ambon Terbakar, Jaringan Telkomsel Dan Bisnis Online Lumpuh"
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung