Suara.com - Sebanyak 17 orang tewas dan lima lainnya terluka akibat tanah longsor di Provinsi Cauca, Kolombia, menurut badan penanggulangan bencana negara tersebut, Minggu (21/4/2019).
Tanah longsor, yang disebabkan oleh hujan lebat, terjadi pada Minggu pagi di daerah pedesaan Kota Rosas, kata pernyataan badan tersebut.
Pada Minggu malam juru bicara badan tersebut mengatakan jumlah korban tewas bertambah dari sebelumnya 14 orang.
Lima orang dilarikan ke rumah sakit dan delapan rumah hancur. Sebagian Jalan Raya Pan-American juga tertimbun tanah longsor.
Presiden Ivan Duque, yang didampingi menteri perumahan dan menteri transportasi, direncanakan mengunjungi daerah tersebut pada Minggu malam, kata pernyataan tersebut.
Tanah longsor biasa terjadi di pegunungan Kolombia, terutama saat musim hujan dan di sejumlah daerah, tempat rumah ilegal berbahaya dan jalan sempit dibangun di lereng bukit Andes --yang gundul. (Reuters / Antara)
Berita Terkait
-
Berhubungan Intim 5 Jam Nonsetop, Perempuan Ini Tewas di Ranjang
-
Berani Memotret Ambulans di Trek Curam? Hasilnya Bikin Merinding
-
Dua Jasad Korban Longsor di Makam Raja Mataram Ditemukan di Satu Ruang
-
Debit Air Sungai Meningkat, Warga Yogyakarta Diminta Waspada
-
Diguyur Hujan Seharian, Bencana Longsor Landa Magelang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden