Suara.com - Sejumlah bangunan kantor di Sinabang Kabupaten Simeulue Provinsi Aceh mengalami retak-retak. Selain itu kaca jendela pecah akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah kepulauan itu Selasa (7/1/2020).
Gempa yang terjadi pukul 13.05 WIB merusak bagian kaca di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Simeulue. Pusat gempa ini berlokasi di kedalaman 13 kilometer di 2.29 Lintang Utara, 96.24 Bujur Timur atau berada di 24 kilometer Barat Daya Sinabang, Pulau Simeulue, Aceh.
Gempa tersebut juga turut dirasakan di Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Singkil, Nias Utara, Gunung Sitoli, Sumatera Utara dan Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat.
“Selain merusak kaca, bagian dinding Kantor MPU Simeulue juga retak,” kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue, Dody Juliardi Bas yang dihubungi dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Meski terdapat kerusakan di bagian kaca dan retak di beberapa sisi bangunan. Namun hingga Selasa siang pemerintah daerah setempat belum mendapatkan laporan korban jiwa di kalangan masyarakat.
Dodi juga mengakui saat terjadinya gempa bumi sebagian besar masyarakat di daerah pulau terluar Aceh tersebut sedang beraktivitas seperti biasanya.
"Hingga kini, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak gempa yang terjadi pada Selasa siang," tutur Dody. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten