Suara.com - Remaja yang mendorong seorang bocah pesepeda hingga masuk selokan akhirnya minta maaf. Video klarifikasinya viral di media sosial.
Seperti yang diunggah oleh akun Instagram @omg.indonesia.id pada Jumat (10/4/2020).
Dalam video tersebut, tampak seorang anak dan remaja yang menunjukkan sebuah surat bermaterai. Mereka didampingi oleh dua pria yang diduga orang tuanya.
Keempat orang orang dalam video itu terlihat memakai masker.
Terdapat keterangan dalam video itu yang menjelaskan bahwa video ini direkam pada tanggal 9 April 2020. Tertera alamat Gang Mawar, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Akun @omg.indonesia.id menulis, "Dorong pesepeda hingga jatuh, remaja ini akhirnya minta maaf usai videonya viral".
Meskipun sudah ada permintaan maaf dari pelaku, warganet tetap tidak terima atas perbuatan remaja itu.
"Jorokin dulu baru dimaafin (emotikon marah)," komentar warganet.
"Coba dibales, dia juga didorong yang kenceng biar jatuh kebentur aspal sekalian," tulis warganet lainnya.
Baca Juga: Lawan Covid-19: Vitamin C, Zat Besi dan Kunyit Bisa Perkuat Imunitas Tubuh
Sebelumnya, sebuah rekaman yang menunjukkan aksi pemotor dengan sengaja mendorong bocah pesepeda dari belakang viral di media sosial. Si bocah bahkan sampai masuk ke selokan.
Namun pelaku yang mendorong bocah justru tertawa. Video berdurasi 9 detik yang menunjukkan kejadian tersebut diunggah oleh akun Twitter @areajulid pada Selasa (7/4/2020).
Tampak dalam video itu, seorang pengendara motor melaju kencang dari arah belakang bocah yang naik sepeda.
Tiba-tiba pemotor itu mendorong bocah tersebut. Sehingga menyebabkan si anak jatuh terperosok ke selokan yang penuh dengan air.
Keterlaluannya, video ini direkam oleh pengendara motor. Bahkan terdengar tawa dari pengendara motor itu di akhir cuplikan.
Menurut penuturan seorang warganet, bocah yang didorong oleh pengendara motor itu merupakan adik kelasnya.
"Gua mau konfirmasi ini, gua alumni dari sekolah itu, dia itu adik kelas gua, dia sekarang masih kelas 7, dan ada yang bilang dia itu pendiem banget. Satu sekolah sudah pada tahu kecuali guru. Jadi gua berusaha buat chat guru gua," ucap warganet tersebut.
Berita Terkait
-
Wow, Influencer Ini Sulap Kerupuk Jadi Bak Makanan di Restoran Mewah
-
Bikin Wanita Minder, Si Cantik Asal Jepang yang Viral Ini Ternyata Pria Lho
-
Kemunculan Makhluk Hitam Mirip Karakter Venom Gegerkan Warganet
-
6 Fakta Penolakan Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang
-
Viral Cara Sterilkan Masker Bedah Bekas Pakai, Hanya Butuh Penanak Nasi!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan