Suara.com - Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto tengah menunggu permohonan dari masing-masing kabupaten/kota terkait pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Kepri.
Setelah itu, Isdianto akan mengajukan usulan PSBB ke Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pengajuan ini nantinya diharapkan dapat memutus penyebaran virus corona atau covid-19.
"Setelah menerima permohonan PSBB tersebut, kita akan langsung merekomendasikan ke Menkes untuk segera ditetapkan," kata Isdianto seperti diberitakan Batamnews.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (15/4/2020).
Daerah yang disetujui PSBB akan langsung menjalankannya. Ia kemudian berharap pada masyarkat agar mengikuti arahan dalam PSBB nantinya.
“Kita berharap ketika masa PSBB berakhir, berakhir juga pandemi Covid-19 di Kepri," harap Isdianto yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kepri ini.
Dalam kesempatan itu, Isdianto kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mencegah dan menangani penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri.
Untuk diketahui, sejauh ini Pemprov DKI Jakarta sudah menerapkan PSBB. Kemudian sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat seperti Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, dan Kota Depok juga mulai menerapkan PSBB.
Berita Terkait
-
Polisi Bandung Akan Tembak Penjahat Selama Wabah Corona
-
Perempuan Turki Berusia 107 Tahun Sembuh dari Virus Corona
-
Pasien Positif Corona yang Tipu Perawat Mengaku Sempat Bepergian ke Italia
-
Tawarkan Adegan Threesome di Medsos, Dua Pemandu Lagu Raup Rp 40 Juta
-
Pasien PDP Virus Corona RI Hari Ini Tembus 11.165 Orang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta