Suara.com - Pemerintah Tasmania akan memberikan USD10.000 atau setara Rp 142 juta bagi pemancing yang berhasil menangkap satu ikan trout yang telah dilepaskan oleh departemen perikanan setempat.
Menyadur News.com.au, Selasa (30/6/2020), sayembara menangkap ikan trout ini dilakukan guna membangkitkan geliat pariwisata, khususnya wisata pemancingan di negara bagian tersebut.
Departemen Perikanan Tasmania akan melepaskan lima ikan trout coklat yang telah diberi label ke lima danau berbeda, sebelum awal musim trout tahun ini pada 1 Agustus.
Adapun danau-danau tersebut adalah Danau Arthurs, Danau Burbury, Danau Hebat, Danau Peddar, dan Danau Rowallan.
Bagi mereka yang berhasil menangkap ikan tersebut, akan mendapatkan uang tunai usai membawa hasil tangkapan yang disertai label, secara utuh ke Departemen Perikanan Tasmania.
Sama seperti negara bagian lainnya di Australia, Tasmania tengah berusaha membangkitkan perekonomian yang merosot terdampak pandemi virus corona.
"Ketika kita memasuki fase pemulihan Covid-19, tidak ada waktu yang lebih baik lagi untuk keluar rumah, menjelajahi perairan pedalaman kita, membeli beberapa umpan di toko-toko lokal, serta tetap bugar dan sehat," ujar Menteri Industri dan Perairan Guy Barnett, Selasa (30/6/2020).
Sektor perikanan Tasmania setiap tahunnya mendatangkan sekitar 20 ribu pemancing yang menyumbang USD90 juta untuk perekonomian negara bagian ini.
Namun sejak adanya pembatasan guna menekan sebaran virus corona, pendapatan dari wisata pemancingan pun menurun drastis.
Baca Juga: Acara Wisuda SMA Munculkan Klaster Baru, 13 Orang Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka