Suara.com - Warga sosial media dibuat tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh seorang petugas yang membantu warga menenangkan sapi ngamuk. Petugas itu menodongkan pistolnya ke arah si sapi hingga hewan kurban itu tunduk seketika.
Meski tidak menarik pelatuk pistolnya, namun aksi yang dilakukan oleh petugas berpakaian polisi itu cukup efektif.
Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @kabarkampungkiitoo pada Sabtu (1/8/2020), sapi berwarna cokelat tua yang rencananya akan disembelih di hari raya Idul Adha itu sempat membuat warga kerepotan.
Hewan bertanduk itu memberontak kala dituntun menuju tempat penyembelihan.
Sejumlah warga yang menuntunnya tak kuasa mengendalikan amukan hewan itu. Beberapa tali pengikatnya bahkan lepas.
Kemudian seorang petugas berpakaian polisi lengkap dengan helm turun tangan membantu warga menenangkan sapi itu.
Sebuah gerakan tak terduga yang dilakukan petugas itu membuat warga sekitar terkejut. Ia mengeluarkan pistol dari sakunya dan menodongkannya ke arah sapi, layaknya aksi melumpuhkan penjahat.
Yang lebih mengejutkan, sapi itu langsung tunduk begitu petugas menodongkan pistolnya.
Sapi itu langsung mengambrukkan tubuh dan kepalanya ke jalan tak berdaya.
Baca Juga: Beli 3 Sapi Kurban, Anang - Ashanty Gelontorkan Uang Ratusan Juta Rupiah
Warga pun langsung mengambil alih sapi itu agar bisa segera di sembelih, sementara sebagian warga lainnya memperhatikan si petugas seolah tak percaya bahwa todongan pistol itu berhasil menakuti si sapi.
Sejumlah warganet juga keheranan dengan aksi petugas mendongkan pistol ke sapi itu. Mereka takjub sekaligus khawatir petugas benar-benar akan menembak sapi di hari raya.
"Sapinya nge-down juga ditodong pistol," seloroh warganet.
"Beh polisinya kayak nangkap bandar narkoba," timpal warganet lain.
"Ngapain itu pistol dikeluarin Pak, ntar salah dor malah kena masalh lagi. Aduh.." komentar warganet.
"Wkwkwk baru kali ini lihat sapi ditodong pistol langsung tiarap," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Beli 3 Sapi Kurban, Anang - Ashanty Gelontorkan Uang Ratusan Juta Rupiah
-
Libur Idul Adha: Bonbin Bandung Sepi Pengunjung, Lalu Lintas Lancar
-
Manfaatkan Libur Idul Adha di Kebun Binatang Ragunan
-
Jemaah Tarekat Satariyah di Medan Peringati Idul Adha Hari Ini
-
Viral Bocah Tangisi Kambingnya Sebelum Dipotong, Publik Ikut Patah Hati
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil