Suara.com - Seorang pelamar kerja, sebut saja Budi, langsung ditolak "auto reject" ketika pewawancara mengetahui jejak digitalnya. Ia tidak diterima bekerja karena dulu sering menjelek-jelekkan ibu kos.
Budi tambah malu lantaran orang yang menginterview dirinya adalah bapak kos atau suami pemilik kos yang dulu pernah ditempatinya.
Kisah ini terungkap dari postingan di akun Twitter @tante_rempong_offficial, pada Sabtu (8/8/2020). Akun tersebut membagikan tulisan dari anak pemilik kos.
Awalnya, Budi melamar pekerjaan di sebuah perusahaan yang mana atasannya adalah bapak kosnya yang dulu.
Perlu diketahui, si Budi ini dulu sempat menulis cuitan yang menjelek-jelekkan ibu kos.
Hal tidak bertanggung jawab itu dilakukan Budi karena dihasut oleh penjaga kos-kosan.
Penjaga kos memiliki tabiat buruk. Ia justru memengaruhi anak-anak kos untuk membenci pemilik kos.
Padahal pemilik kos telah bersikap baik kepada si penjaga dengan sering memberinya beras.
"Si penjaga juga pengaruhin anak-anak kos buat ikutan benci sama ortuku & aku. Anak-anak kos suka posting ngata-ngatain ortuku," tulis anak pemilik kos.
Baca Juga: Viral Pria Fetish Guling, Koleksi Berbagai Merek dan Pamer di Medsos
Cuitan yang menjelek-jelekkan ibu kos pun diketahui oleh si anak pemilik kos.
Anak pemilik kos lalu memperlihatkan cuitan itu pada ayahnya. Tapi orang tuanya memutuskan untuk lebih bersabar.
"Mamaku kasihan kalau mengusir mereka, harus cari kosan lain. Akhirnya mereka bertahan, ada yang sampai lulus, ada yang pindah sebelum lulus. Si penjaga kos juga habis itu resign," tulisnya.
Dua tahun berlalu, salah satu anak kos yang sudah lulus kuliah melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, dia adalah Budi.
Bapak kos, awalnya tidak mengenali wajah Budi. Ia baru tersadar setelah melihat nama di Curriculum Vitae.
Seketika, bapak kos ingat dengan jejak digital Budi yang pernah menulis cuitan menjelek-jelekkan istrinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon