Suara.com - Seorang pesepeda mendapat sorotan karena perilakunya membawa masuk sepeda ke dalam minimarket. Para karyawan yang melihat aksi pesepeda itu hanya melihat dan merekamnya.
Rekaman video itu kemudian ramai di sosial media, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @warung_jurnalis, Minggu (27/9/2020).
Dalam video tersebut tampak sebuah sepeda diparkir didalam minimarket, di samping rak buah-buahan.
Sementara itu si pengendara yang masih mengenakan helm sepeda tampak sedang berdiri menyelesaikan urusannya di depan mesin ATM.
Seorang karyawan kemudian merekam kejadian itu dari kejauhan.
"Ini contoh orang yang enggak boleh ditiru. Dia sanggup beli sepeda tapi enggak sanggup beli otak. Sepedanya ditaruh di dalam, Coy," komentar si perekam.
Sementara karyawan lain yang sedang bekerja hanya bisa diam melihat si pesepeda tanpa berani menegurnya.
"Dan si Wa*** diam aja, ngelihatin sepeda mahal itu. Eh lu ketawa-tawa," si perekam mengarahkan kameranya ke salah satu karyawan yang berdiri tak jauh dari sepeda, dan seorang karyawan lain yang tertawa melihatnya.
Simak video aksi parkir sepeda di dalam minimarket itu DI SINI.
Baca Juga: Permintaan Sepeda Bekas Meningkat di Tengah Pandemi
Peristiwa viral ini tak luput dari komentar para warganet. Sebagian dari mereka menyayangkan aksi si pesepeda yang dinilai kurang sopan, sementara sebagian lainnya menyalahkan si perekam yang tidak menegurnya.
"Kalau alasannya karena takut hilang, ya beli lagi lah. Katanya orang kaya," komentar @aria.aji*******.
"Mungkin uangnya habis buat beli sepeda, sehingga sudah enggak mampu lagi buat beli kunci pengaman," imbuh akun @isuto***** berkomentar.
"Motor aja hilang apalagi sepeda yang lebih mahal dari motor, tapi ya setidaknya tanya dulu ke kasir Mas nitip sepeda bisa enggak, nah kan biar dijagain kasirnya ini lebih sopan, tapi kecuali yang punya sepeda pemilik tokonya mah enggak apa-apa," saran @hendra*****.
"Tegur, jangan cuma berani videoin. Tegur baik-baik. Apa-apa sekarang video, video, video. Tegur langsung!" protes @fariz******.
Berita Terkait
-
Ajal Menjemput, Susi Susanti Tewas Dilindas Truk
-
Permintaan Sepeda Bekas Meningkat di Tengah Pandemi
-
5 Modifikasi Standar Sepeda Motor yang Unik Abis, Berani Pasang?
-
Wajib Dicoba Nih, 5 Rute Bersepeda nan Syahdu Lewat Jalur Kampung di Jogja
-
7 Mitos Salah Soal Menunggang Sepeda Motor, Nomor 6 dan 7 Bikin Tertawa
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Mengapa Karhutla Gambut Berulang? Mengubah Logika Ekonomi Pembakar Lahan
-
Laptop Galaxy Book6 Ultra Begitu Menggoda: Layar AMOLED 120Hz, RTX 5070, dan Intel Core Ultra
-
Pindah dari iPhone ke Galaxy Z Fold8 Kini Tak Ribet, Data hingga Passkey Bisa Ikut Terbawa
-
Review Film Bapakmu Kiper: Tarkam sebagai Wajah Kecil Sepak Bola Indonesia
-
Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa
-
5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui
-
Pertamina Bongkar Dugaan Pelanggaran Biosolar di Subang, SPBU Kena Sanksi
-
Ketika PHK Mengintai, Jangan Sampai Kebijakan Membuat Orang Takut Berusaha
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?