Suara.com - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini terus melakukan blusukan di sekitar Ibu Kota untuk mencari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kini Risma berhasil mengajak tiga orang untuk dibina di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur Bekasi.
Pertama, Risma menemui Irman Yudha (48), pria kelahiran Jakarta yang berprofesi sebagai pemulung botol bekas. Dulunya ia mengaku sebagai karyawan di perusahaan retail.
"Dulu sebelum keadaan seperti sekarang ini saya bekerja di sebuah LotteMart," kata Irman kepada Risma, Rabu (6/1/2021).
Kemudian Risma juga bertemu dengan Firman Utina (17) asal Bekasi Timur yang menjadi pemulung sejak setahun lalu. Ia melakukan pekerjaan tersebut karena awalnya diajak temannya untuk bekerja di Tangerang di sebuah rumah makan.
Berniat menjadi pelayan, Firman malah mendapatkan ketidakjelasan sehingga membuat dirinya tidak mempunyai tujuan lain hingga kehabisan ongkos.
Pria ketiga yang ditemui Risma yakni M. Rohim (37) seorang pria kelahiran Blora.
Sebelumnya Rohim sempat menjadi driver ojek online namun harus terhenti karena motornya ditarik oleh pihak sewa guna usaha atau leasing.
Karena itu ia tidak punya pekerjaan lagi dan terancam diusir dari kontrakan karena tidak memiliki biaya yang cukup.
"Saya tinggal bersama keluarga di sebuah kontrakan di Buaran. Namun, saya khawatir bakal diusir dari kontrakan karena sudah 2 bulan tidak mampu lagi membayar sewa," ujarnya.
Baca Juga: Gelandangan Rambut Putih yang Ditemui Mensos: Risma Itu Siapa?
Tahap selanjutnya, pesonel TRC bersama petugas dari balai mengantarkan 3 orang PPKS dan intervensi berikutnya mengikuti berbagai macam keterampilan, di antaranya pembuatan pupuk kompos, mencukur rambut, beternak ikan lele, serta montir mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali