Suara.com - Seorang bos memberikan waktu sekitar setengah jam untuk masturbasi setiap hari, kebijakan tersebut diklaim untuk meredakan stres akibat Covid-19.
Menyadur The Sun, Sabtu (15/5/2021) Erika Lust, seorang pembuat film indie dewasa di Barcelona, mengatakan dia merasa itu adalah satu-satunya solusi untuk menyelesaikan "agitasi" mereka saat bekerja.
Wanita keturunan Swedia itu mengeluarkan inisiatif tidak biasa tersebut bertepatan dengan perayaan Bulan Masturbasi, yang diperingati setiap Mei.
Lust memutuskan untuk memberi 36 karyawannya waktu istirahat yang lebih panjang untuk melampiaskan kesenangan diri dalam jadwal harian mereka.
Sebelum mengeluarkan kebijakan tersebut, ia memperhatikan karyawannya "gelisah" dan "tampil dengan sedikit energi" karena pandemi Covid-19.
"Saya menghargai karyawan saya dan saya tahu bahwa ketika mereka merasa baik, kami melakukan pekerjaan dengan baik," kata Erika kepada Jam Press.
"Dengan pandemi dan perubahan besar dalam cara kita menjalani hidup, saya mulai memperhatikan bahwa karyawan saya menjadi agak gelisah dan berkinerja lebih sedikit daripada sebelumnya.
"Jadi, mengetahui bahwa hanya ada satu hal yang akan membuat semua orang merasa senang, saya telah menyiapkan stasiun masturbasi pribadi untuk mereka nikmati." jelasnya.
Karyawan di perusahaan yang berbasis di Barcelona, Erika Lust Films, sekarang dapat meluangkan waktu 30 menit selama jam kerja setiap hari untuk masturbasi semata.
Baca Juga: Barcelona Dipastikan Gagal Juara, Koeman Ragu Messi Bertahan
Sejak saat itu, karyawan wanita 44 tahun tersebut mengungkapkan jika mendapatkan manfaat dari waktu istirahat harian baru mereka dan pengalaman tentang "stasiun masturbasi".
Cat, kepala komunikasi dan konten di perusahaan Lust, berkata: "Bayangkan ini: tim karyawan yang bahagia dengan kreativitas mereka mengalir dan menjadi produktif karena mereka memiliki waktu yang dijadwalkan untuk membuat diri mereka merasa nyaman.
"Masturbasi di tempat kerja dapat menghasilkan lebih banyak fokus dari karyawan Anda, lebih sedikit agresi, lebih banyak produktivitas, dan kerja tim yang lebih baik."
Rekannya, Avril, seorang seksolog klinis dan manajer proyek The P*rn Conversation, sependapat mengenai kebijakan Lust tersebut.
"Masturbasi telah terbukti tidak hanya membuat Anda lebih bahagia, lebih rileks, dan lebih fokus, tetapi juga baik untuk kreativitas dan meningkatkan dorongan Anda untuk mendapatkan sesuatu," jelas Avril.
Lust kini mengajak sesama pemilik bisnis untuk mengikuti jejaknya. Dia juga akan membagikan bagaimana timnya memanfaatkan stasiun masturbasi di situs webnya.
Pembuat film erotis yang cukup vokal tersebut juga pernah masuk dalam film dokumenter Netflix Hot Girls Wanted: Turned On, diproduksi oleh bintang Hollywood Rashida Jones.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis