Suara.com - Kakak beradik asal Madhya Pradesh, Firoz Mansuri dan Sabir selamat dari maut setelah melempar kue tar yang seharusnya mereka beli untuk pesta ulang tahun.
Menyadur India Times Senin (05/07), Firoz Mansuri dan Sabir pergi ke kota Nepanagar, sekitar 320 km dari Bhopal pada Senin malam dan kembali ke rumah ke desa Goradia dengan tangan kosong.
Mereka bercerita, ketika sedang melaju dengan sepeda motor, seekor macan tutul melompat keluar dari ladang tebu dan mulai mengejar mereka.
Saat melihat macan tutul, mereka mempercepat laju sepeda motor tapi macan tutul juga menambah kecepatan larinya dan mulai mencakar sepeda motor, meninggalkan goresan besar.
Saudara laki-laki itu mengatakan kepada Times of India ketika macan tutul merobek kotak kue dengan cakarnya, Sabir melempar kue itu ke macan tutul, menghancurkannya di wajahnya.
Saat terkena krim dan kue, macan tutul segera berlari kembali ke ladang tebu. “Macan tutul telah mengikuti kami sejauh lebih dari 500 meter. Kami nyaris lolos dari kematian."
Meskipun departemen kehutanan tidak yakin dengan keterlibatan macan tutul dalam insiden itu, mereka menemukan tanda-tanda macan tutul di tempat kejadian.
Kejadian serupa terjadi beberapa minggu yang lalu ketika sekelompok pengunjung safari di Kenya menyelamatkan diri karena seekor kuda nil mengejar speedboat mereka melalui Danau Victoria.
Salah satu pengunjung bernama Dicken Muchena yang menjadi saksi mata kejadian mengerikan itu sempat merekam kejar-kejaran yang kemudian menjadi viral.
Baca Juga: Anjing Ini Selamat Setelah Terkurung 7 Jam dengan Macan Tutul
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
Terkini
-
Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya
-
Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi
-
Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR
-
Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai
-
Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
-
Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Darurat Kekeringan di Makassar: Warga Krisis Air Bersih
-
Lapas Rawan Pungli, Andreas Pareira Desak KemenImipas Optimalkan Kontrol Digital
-
5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Leo Saat Sedang Gengsi