Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama Kahmipreneur kembali memberikan beasiswa kepada anak-anak pedagang kecil. Salah satu penerima ialah siswa SMPN 21 Pontianak bernama Aurora Talitha Siregar yang bercita-cita menjadi dokter.
Kepada Sandiaga, Aurora mengemukakan jika dirinya sempat patah asa dengan cita-citanya itu. Dia merasa hanya anak dari keluarga kurang mampu hingga tak memungkinkan untuk menempuh pendidikan ke jenjang perguruan tinggi kedokteran.
"Assalamualaikum Aurora apa yang mau disampaikan, saya dengar cita-citanya sangat mulia waktu itu mau jadi dokter ya, kenapa nggak jadi?" tanya Sandiaga secara virtual kepada Aurora, Minggu (15/8/2021).
"Karena untuk menjadi seorang dokter harus kuliah dan mengeluarkan biaya yang banyak orang tua saya nggak mampu," jawabnya.
Mendengar cerita itu, Sandiaga langsung menawarkan beasiswa kuliah kedokteran kepada Aurora. Terlebih, menurutnya Indonesia kekinian sangat membutuhkan profesi dokter di tengah pandemi Covid-19.
"Aurora kita sekarang lagi kekurangan dokter karena kita sedang menghadapi pandemi dan kesehatan ini menjadi utama, kalau saya dapatkan beasiswa untuk Aurora, apakah Aurora mau belajar yang tekun untuk menjadi seorang dokter?" tanya Sandiaga.
"Iya mau," jawab Aurora dengan raut gembira.
Dalam kesempatan itu, di tengah anak-anak penerima beasiswa, Sandiaga lantas memberikan semangat dengan mengutip salah satu pernyataan sang proklamator, Bung Karno.
"Bertepatan dengan 17 Agustus, izinkan saya untuk mengutip salah satu pernyataan tokoh Proklamator Soekarno yang mengatakan bangsa ini harus di bangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, kalau tidak dilakukan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa kuli," ujarnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno ke Mahasiswa Makassar : Harus Gerak Cepat Jangan Suka Rebahan
Sandiaga kemudian mengajak kepada seluruh penerima beasiswa untuk tetap semangat menempuh pendidikan di tengah keterbatasan akibat pendemi Covid-19. Dia meyakinkan kepada anak-anak tersebut bahwa Indonesia akan segera bangkit.
"Adik-adik, para siswa yang saya banggakan ditengah musibah pandemi Covid-19, saya mengajak agar jangan patah semangat, meski tidak mudah namun kita harus yakin dengan harapan dan optimisme kita bisa bangkit," ucapnya.
1.000 Beasiswa
Ini merupakan gelombang ketiga penyaluran beasiswa bagi anak pedagang kecil atas kerjasama Menparekraf dan Kahmipreneur. Total kuota yang disediakan yakni sebanyak 1.000 beasiswa bagi pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa di 34 provinsi yang telah diseleksi.
"Ini telah sampai ke gelombang ketiga, insha Allah beasiswa tepat sasaran untuk anak-anak pedagang kecil yang terdampak," pungkas Co-founder Kahmipreneur, George Edwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?