Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih penghargaan bergengsi The Best Company to Work For in Asia 2021 dari HR Asia Award, bersanding dengan pemenang lainnya dari 11 negara di Asia. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Business Media International Singapore ini diterima langsung oleh Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi secara daring, Selasa (7/9/2021).
Ini menjadi kali keempat Telkom dinobatkan sebagai perusahaan yang paling disenangi karyawan sejak tahun 2017.
Telkom berhasil menyisihkan 250 perusahaan di Indonesia dan sejumlah peserta dari negara lain. Nominator dijaring oleh Majalah HR Asia Singapore dengan menggunakan metode Total Engagement Assessment Model (TEAM) dan kemudian dikirimkan undangan, untuk mengikuti tahap selanjutnya.
“Setelah sebelumnya kami memperoleh predikat sebagai The Best Company to Work For in Asia tiga tahun berturut-turut sejak 2017-2019, ini merupakan raihan berikutnya dari HR Asia Award. Ini menjadi suatu kebanggaan dan motivasi bagi Telkom terutama dalam pengelolaan human capital," kata Afriwandi.
Menurut Afriwandi, Telkom menjadi satu dari 46 pemenang di Indonesia dalam kategori yang terdiri dari perbankan, asuransi, keuangan, ritel, dan service, manufaktur, serta pengelolaan sumber daya alam. Nominator lainnya berasal dari 11 negara, yaitu Indonesia, Kamboja, China, Hongkong, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
"Penekanan dewan juri saat audit nominator yang menggunakan metode TEAM adalah inisiatif strategis Telkom saat pandemi terutama dalam membangun engagement karyawan untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, juga melihat strategi Telkom dalam melakukan employer branding guna menarik talenta digital terbaik untuk bergabung di perusahaan,” katanya
Afriwandi menambahkan, "Semoga penghargaan ini menjadi semangat dan pemacu di tengah pandemi yang masih berlangsung, agar TelkomGroup dapat selalu menjadi tempat kerja terbaik bagi karyawannya yang berlandaskan Core Values AKHLAK, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan dan masyarakat Indonesia."
Berita Terkait
-
Telkom dan Transvision Hadirkan Layanan TV Digital untuk Freeport Indonesia
-
Public Expose, Bisnis Digital Topang Kinerja Telkom Sepanjang Paruh Pertama 2021
-
MDI Ventures Siapkan Dua Perusahaan Rintisan Jadi Unicorn Baru
-
Telkom Respons Positif Wacana Erick Thohir Membuat Holding BUMN Jasa Internet
-
Program Studi Independen Bersertifikat Microsoft Siapkan Ribuan Talenta Digital
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT