Suara.com - Dewan kota Washington menghormati jurnalis Arab Saudi yang dibunuh dengan mengganti nama jalan depan kedutaan besar Arab Saudi menjadi Jamal Khashoggi Way.
Menyadur France24 Jumat (10/12/2021), dewan secara simbolis menamai New Hampshire Avenue sepanjang 213 meter yang membentang antara kedutaan dan kompleks Watergate menjadi Khashoggi Way.
Jamal Khashoggi adalah seorang jurnalis pembangkang yang bekerja untuk The Washington Post pada saat pembunuhannya di Turki.
“Melalui jurnalismenya, Jamal Khashoggi adalah seorang advokat sengit untuk demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum,” kata laporan dewan tentang RUU tersebut.
"Dengan menunjuk jalan di depan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi sebagai jalan Jamal Khashoggi, Distrik membuat peringatan untuk menghormatinya yang tidak dapat ditutup-tutupi atau ditekan," katanya.
Khashoggi, kritikus dari Saudi dibunuh dan dipotong di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018 saat mengajukan dokumen untuk menikahi tunangannya dari Turki.
Pembunuhnya adalah sekelompok pria yang terkait erat dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang dituduh oleh intelijen Barat mengizinkan pembunuhan itu. Kedutaan Saudi tak menanggapi komentar tentang hal ini.
RUU dari dewan diharapkan ditandatangani oleh Wali kota Washington Muriel Bowser dan tidak memenuhi keberatan di Kongres AS, yang meninjau semua undang-undang dari pemerintah ibu kota AS.
Pada tahun 2018, Washington menamai sebuah jalan di luar kedutaan Rusia untuk menghormati kritikus terkemuka Vladimir Putin Boris Nemtsov, yang dibunuh di Moskow pada tiga tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kepolisian Prancis Tangkap Seorang Pria yang Diduga Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis