Suara.com - Beredar pesan berantai yang meminta untuk berhati-hati saat malam kebaktian Natal di gereja.
Pesan itu menyatakan bahwa ada seorang perempuan bercadar mencurigakan yang masyk ke Gereja Eppata Banjarmasin dengan tas yang ditaruh di pot bunga.
Pesan tersebut melampirkan sebuah video 50 detik dan seorang perempuan berhijab memasuki pagar tersebut terus keluar.
Berikut natasinya:
"Keluargaku semuaan hati-hati kita yang kebaktian malam Natal digereja ni pagi ini SDH ada seorrang perempuan bercadar yang mencurigakan masuk ke teras gereja Eppata Banjar asin bawa ttas diaruhya dipor bunga lalu orangnya menelpon dg hp lalu lari masuk ke mobil"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Menurut unggahan Instagram resmi Humas Polda Kalimantan Tengah, pesan tersebut merupakan hoaks atau berita palsu.
Menurut keterangan Kabidhumas Polda Kalsel melalui Kasubbid PID Hamsan, kejadian tersebut pada tanggal 20 Desember 2021 sekitar pukul 12.45 WITA di Gereja Eppata Banjarmasin.
"Ibu dalam video tersebut mau mengantar pesanan Tumpeng ke kantor Kejati Kalsel karena ada salah satu pejabat di Kejati sedang ulang tahun. Tapi ibu tersebut salah masuk kantor Kejati yang berada tidak jauh dari Gereja Eppata," jelas Hamsan, Jumat (24/12/2021) malam.(Humas Polda Kalteng, Cak Sam).
Baca Juga: Kocak! Bapak Pengangkut Rumput Ini Bikin Pemotor Trail Auto Minggir
"Mari Bijak Bermedia Sosial. Saring sebelum Sharing. Lawan Hoax, Tolak Hoax, Tangkal Hoax dan Laporkan Hoax," tulis akun @humaspoldakalteng di Instagram.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pesan berantai tersebut adalah hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas