Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani memuji Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang berdialog langsung dengan warga Desa Wadas, Purworejo. Dia pun berharap semua pihak saling terbuka.
"Prinsipnya masing-masing perlu terbuka mencari alternatif yang baik dan tidak berangkat dari posisi 'pokok'-nya, sehingga dialog bisa jalan," ujar Arsul ditulis Kamis (17/2/2022).
Arsul meminta Pemprov Jateng dan para warga yang kontra terhadap pembangunan saling membuka dialog. Dia pun menyarankan peran serta tokoh masyarakat hingga agama turut dilibatkan.
"Kami berharap baik pemerintah maupun warga yang menolak terus membuka komunikasi baik langsung atau melalui aktivis atau ulama tertentu seperti Kyai Abdul Azis itu," ucapnya.
Waketum DPP PPP ini menyebut, resolusi tertentu bakal lahir jika ruang-ruang dialog telah dikedepankan. Dia pun mengingatkan, komunikasi yang telah terjadi harus diwujud-konkretkan dalam kebijakan terukur nantinya.
"Tentu yang diharapkan adalah tindak lanjut dari kebijakan mendengarkan semua pihak," kata Asrul.
Sebelumnya, ulama asal Yogyakarta, Ahmad Muwafiq juga turut mengapresiasi aksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang datang menemui warga Desa Wadas. Pria yang akrab disapa Gus Muwafiq ini menilai sikap tersebut merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab Ganjar.
"Mas Ganjar memang begitu orangnya, caranya Mas Ganjar ya begitu itu. Bagus menurut saya. Itu menunjukkan tanggung jawab, tidak cuci tangan dan hanya berada di belakang meja kemudian memantau saja," kata Gus Muwafiq dalam keterangan tertulis, Senin (14/2/2022).
Berita Terkait
-
Kekerasan di Wadas dan Penembakan di Parigi Moutong, Pengamat: Jika Terus Ada, Terkesan Seperti Jokowi Lepas Tangan
-
Pengamat Bilang Hanya Megawati yang Bisa Turunkan Tensi Antara Puan Maharani dengan Ganjar Pranowo
-
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, Ganjar Perintahkan Semua Rumah Sakit Siaga: Siapkan Skenario Penanganan Delta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim