Suara.com - Polda Metro Jaya berencana menyiapkan personel untuk melakukan filterisasi dan mencegah masuknya penyusup dalam aksi May Day Fiesta oleh massa buruh di Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (14/5/2022).
"Di GBK ada beberapa pintu masuk, nanti di situ ada beberapa petugas yang akan mengontrol," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan di Jakarta, hari ini.
Zulpan juga mengimbau agar massa buruh yang datang ke lokasi aksi untuk membawa identitas lengkap dan datang secara berkelompok sehingga memudahkan petugas untuk melakukan filterisasi.
Petugas yang berjaga di lokasi akan memastikan yang bisa memasuki lokasi acara hanya massa buruh.
"Untuk mengantisipasi adanya penyusupan dan sebagainya, tentunya kita akan memastikan karena tempatnya ini di GBK. Jadi, siapa yang bisa masuk ke tempat acara itu adalah dari kelompok buruh," ujarnya.
Peserta aksi juga diharapkan tidak terpisah dari rombongan untuk memudahkan petugas memberikan pengamanan serta agar peserta aksi tidak tertinggal rombongan saat kepulangan.
"Mempermudah nanti datang dan kembalinya, mereka tidak nanti kehilangan kelompoknya. Kepolisian sudah mengantisipasi agar kegiatan ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Zulpan.
Zulpan mengatakan pihak kepolisian telah menerima surat pemberitahuan terkait digelarnya aksi tersebut dan menurut surat tersebut kegiatan May Day Fiesta diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 60.000 orang.
Para peserta aksi adalah massa dari elemen buruh yang datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek hingga Jawa Barat dan diperkirakan akan datang dengan sekitar 1.200 bus.
Baca Juga: Amankan Puncak Peringatan Hari Buruh di GBK Besok, 5.260 Personel Gabungan Dikerahkan
Kegiatan tersebut diperkirakan akan berlanjut pada Sabtu sekitar pukul 09.00-15.00 WIB, sehingga masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi aksi diharap bisa memaklumi jika terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Pihak kepolisian memastikan tidak menutup kawasan tersebut untuk umum, meski telah mengeluarkan imbauan untuk menghindari kawasan GBK pada Sabtu.
Kawasan lainnya yang ikut terdampak aksi May Day Fiesta, yakni Jalan Jenderal Gatot Subroto mulai dari Simpang Semanggi hingga depan Gedung DPR/MPR RI, kemudian kawasan GBK, Senayan, Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman mulai dari Bundaran Senayan hingga Simpang Semanggi. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Janji ke Massa Buruh, Prabowo Siap Miskinkan Koruptor: Enak Aja Udah Nyolong, Asetnya Gue Tarik!
-
May Day Bareng Buruh di Monas, Prabowo Mendadak Iri dengan Letkol Teddy: Yang Presiden Gue Nih!
-
Soal Tuntutan Buruh di May Day 2025, Jubir Prabowo: Kami Tak Ingin Main di Ujung saat Sudah PHK
-
Prabowo Bakal Hadiri May Day Fiesta di Monas, Kapolri Tunggu Kabar Baik dari Pemerintah untuk Buruh
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan