Suara.com - Polda Metro Jaya akan mengawal iring-iringan mobil jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo. Pengawalan diberikan sejak berangkat dari RS Abdi Waluyo ke rumah dinas hingga ke pemakaman.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut jenazah Tjahjo rencananya akan dibawa dari RS Abdi Waluyo ke rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan. Setelah itu, mediang Tjahjo akan disalatkan di masjid yang berada di lingkungan kantor KemenPAN RB dan kemudian dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
"Kami kan berikan pengamanan pengwalan terkait keberangakatan jenazah dari RS ke Widya Chandra sampai ke TMP," kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).
Terkait hal itu, Zulpan memastikan pihaknya tidak akan melakukan rekayasa lalu lintas. Melainkan, hanya memberi pengawalan saja.
"Polisi tentunya akan memberikan pengamanan pengawalan terhadap jenazah dan iring-iringanya termasuk juga ditempat penguburan di TMP. Anggota sudah cukup paham sudah kita gelar di sepanjang jalur," katanya.
Tjahjo dikabarkan meninggal dunia siang tadi. Sebelumnya, dia tengah menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo karena penyakit infeksi paru-paru.
Putri pertama Tjahjo, Rahajeng Widyaswari menyampaikan bahwa ayahnya rencananya akan dimakamkan setelah ashar.
"Nanti mungkin setelah ashar atau setelah disalatkan akan disemayamkan (dimakamkan) di Kalibata," kata Rahajeng.
Baca Juga: Dari RS Waluyo, Jenazah Tjahjo Kumolo Kini Diberangkatkan ke Rumah Dinas
Berita Terkait
-
Dari RS Waluyo, Jenazah Tjahjo Kumolo Kini Diberangkatkan ke Rumah Dinas
-
Tjahjo Kumolo Trending di Twitter, Banjir Ucapan Belasungkawa
-
Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Puan Maharani: Saya Kehilangan Salah Satu Senior yang Berpengaruh, Biasa Panggil Om
-
Sempat Diidap Menteri Tjahjo Kumolo Sebelum Meninggal, Ini 5 Faktor Risiko Infeksi Paru-paru
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih