Sebelumnya, pengacara dari keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memeriksa sosok Eben, alias ‘Pak Eben’.
Permintaan tersebut disampaikan untuk mendalami sosok wanita misterius yang menangis saat keluar dari rumah Ferdy Sambo di Bangka.
Lukas menilai kesaksian dari Pak Eben penting untuk didengar guna mengungkap motif di balik pembunuhan Brigadir J, termasuk dugaan adanya perselingkuhan.
Lukas menyebut bahwa ‘Pak Eben’ ini mengenal sosok wanita misterius tersebut. Bahkan, Lukas menyebut bahwa Eben ini bisa jadi merupakan pria yang ‘menawarkan’ sosok wanita misterius tersebut kepada Ferdy Sambo.
Respons Pihak Brigadir J
Dugaan adanya keterkaitan antara sosok wanita misterius yang menangis dengan pembunuhan Brigadir J ini juga disampaikan oleh pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
Martin mengklaim bahwa momentum amarah Putri Candrawathi yang diungkap oleh Bharada E dalam persidangan tersebut juga sempat diceritakan oleh Brigadir J. Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak mengetahui dengan persis siapa sosok wanita yang menangis tersebut.
Hanya saja, Lukas menilai bahwa rangkaian peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa hubungan antara Ferdy Sambo dan Putri memang diketahui tidak harmonis.
Oleh karenanya, Lukas menilai citra harmonis yang selama ini kerap ditampilkan oleh pasangan suami istri dalam persidangan ini hanyalah gimik semata. Lukas pun meminta majelis hakim untuk terus menggali keaslian hubungan diantara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Dahsyatnya Pesona Ferdy Sambo Bikin Syarifah Ima Syahab Klepek-klepek: Aku Ingin Jadi Istrimu, Love You
-
Syarifah Ima Rela Gantikan Ferdy Sambo Dipenjara, Warganet: Kasusnya Rekayasa, Fans-nya Juga Rekayasa
-
Syarifah Ima Penerobos Sidang Tulis Surat Cinta Buat Ferdi Sambo, Ini Isinya
-
Ada Orang Dibalik Aksi Syarifah Ima Syahab Menerobos Persidangan Ferdy Sambo? Ini Penjelasannya
-
Bersedia Izin ke PC, Syarifah Ima Syahab Yakin Ferdy Sambo Bisa Bahagia Menikahinya karena Hal Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana