Suara.com - Bakal calon presiden dari PDIP, PPP dan Hanura, Ganjar Pranowo, meminta partai politik dan relawan pendukungnya bisa berkolaborasi mengantarkan kemenangan di Pilpres 2024 mendatang.
Menurutnya, partai dan relawan harus memunculkan pemikiran cerdas bukan saling membully hingga menyerang individu dengan SARA.
Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya di acara peresmian Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo Presiden 2024 di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2023).
Awalnya, Ganjar menyampaikan terima kasihnya lantaran partai politik dan para relawan pendukungnya bisa sama-sama berkumpul di satu tempat.
Ia lantas menyampaikan fenomena menarik yang bisa dirinya ambil yakni kemenangan bisa diraih oleh dua hal yakni suara partai dan hadirnya relawan.
"Hari ini kami sedang menunjukan kepada publik bagaimana kolaborasi bagaimana kerja sama bagaimana saling menghormarti dilakukan karena kita punya cita-cita yang sama menang kita punya cita-cita yang sama menang," kata Ganjar.
Untuk itu, kata dia, dengan adanya Rumah Aspirasi Pemenangan ini harus bisa menjadi ikhtiar kekuatan partai politik dan relawan bisa bersatu.
"Maka rumah aspirasi ini bagian dari ikhtiar kita bahwa kekuatan partai dan kekuatan relawan bisa bersatu baik baik saja dan bisa bergotong royong untuk memenangkan itu semua bisa bisa dan bisa ditunjukan itu," tuturnya.
Menurut Ganjar, dalam pertumbuhan dan perkembangan demokrasi secara konstitusional partai memberikan mandat dukungan dan yang mendulang suara elektoral adalah relawan. Para relawan mempunyai hak mengorganisasikan diri seperti apa yang tercermin di dua edisi Pilpres.
Ia pun menitipkan pesan kepada para relawan segera mendapatkan verifikasi dalam mendukung dirinya.
Ganjar kemudian bercerita usai dirinya dideklarasikan sebagai bacapres pada 21 April lalu banyak menerima ucapan selamat. Bahkan hal itu membuat handphonenya menjadi hang.
"Setelah tanggal 21 April semua menyampaikan selamat menyampaikan ucapandan akhirnya gak bisa dibuka handphone saya sudah terlalu banyak. Maka Alhamdulillah hari ini kita hari ini bisa bertemu terima kasih bahkan saya tidak tahu saya memfasilitasi ini," tuturnya.
Atas dasar adanya antusiasme tersebut, Ganjar berharap dari Rumah Aspirasi Pemenangan ini bisa memunculkan pemikiran cerdas dan taktik strategi yang bagus dalam pemenangan di Pilpres 2024. Ia pun berpesan agar para relawannya tak saling membully hingga menyerang individu dengan SARA.
"Kemudian kita punya alamat di sini bisa berkumpul di sini, saya harap betul muncul pemikiran-pemikaran cerdas muncul strategi dan taktik yang hebat, muncul diksi-diksi yang baik tidak membully, tidak hoaks, tidak menyerang individu, tidak SARA tidak memecah belah dan saya yakin ruangan ini lah yang bisa mendesain ini semua. Saya titip bapak ibu saya titip," pungkasnya.
Dalam acara ini turut dihadiri Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Plt Ketum DPP PPP M Mardiono, Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, Sekjen Partai Hanura Kodrat Shah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Ahmad Muqowam.
Berita Terkait
-
Komitmen Menangkan Ganjar di Pilpres, Plt Ketum PPP: Pemimpin Bangsa Harus Pemersatu, Tidak Boleh Ada Bibit Pemecah
-
Menebak Topik Pertemuan Anies dan SBY di Pacitan: Sinyal 'Pinang' AHY Jadi Cawapres?
-
Klaim 1.375 Organ Relawan Daftar jadi Pendukung Ganjar, Ahmad Basarah: Kami Yakin akan Terus Bertambah
-
Muncul saat Peresmian Rumah Aspirasi Relawan Pemenangan, Ganjar Pranowo Diteriaki 'Presiden'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan