Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kesempatan bagi para tersangka korupsi untuk merayakan Hari Natal dengan berkumpul bersama keluarga di rumah tahanan atau Rutan KPK.
Keluarga diberikan kesempatan untuk berkunjung dan juga membawa makanan. Kesempatan berkunjung bukan hanya diperuntukkan bagi umat Kristen, namun juga bagi penganut agama lainnya.
Berdasarkan pantauan Suara.com di Rutan KPK yang berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Senin (25/12/2023), keluarga tahanan mulai berdatangan. Mereka mulai berdatangan sejak pukul 07.30 WIB.
Pihak rutan KPK juga mendirikan tenda berwarna putih, sebagai tempat tunggu bagi para keluarga tahanan sebelum diperbolehkan masuk.
Selain diberikan kesempatan berkunjung, para keluarga juga dibolehkan membawa makanan. Namun harus melalui proses adminitrasi dan pemeriksaan terlebih dahulu.
Terlihat makanan yang dibawa keluarga dikumpulkan terlebih dahulu dalam dan dimasukkan dalam kotak kontainer.
Seperti yang disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri sebelumnya perayaan natal terpusat di Rutan KPK, Gedung Merah Putih.
"Layanan kunjungan dan penerimaan makanan dilaksanakan pada Senin (25/12) mulai pukul 10.00 WIB-12.00 WIB dan waktu penerimaan makanan mulai pukul 07.30 WIB-09.30 WIB," kata Ali.
Ali mengemukakan, jumlah tahanan yang merayakan Natal ada 24 orang. Jadwal ibadah Natal akan digelar KPK pada pukul 13.30 WIB-15.00 WIB.
Baca Juga: Jokowi Sampaikan Selamat Natal: Semoga Kedamaian, Keselamatan Dan Kesejahteraan Menyertai Kita Semua
Berita Terkait
-
Jokowi Sampaikan Selamat Natal: Semoga Kedamaian, Keselamatan Dan Kesejahteraan Menyertai Kita Semua
-
Berbagi Sukacita Malam Natal Bersama Anak Panti Asuhan ST Thomas, Anies Kenang Cita-citanya Waktu Kecil
-
Masjid Istiqlal Sediakan Parkiran untuk Jemaat Misa Natal Katedral, Bisa Tampung 1.000 Kendaraan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam