Suara.com - Jelang debat kelima Pilpres 2024, capres 02 Prabowo Subianto akan tampil seperti biasa, hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono.
Menurut Budisatrio yang juga merupakan salah satu TKN Prabowo-Gibran, pada debat kelima Pilpres 2024 kali ini Menhan RI tersebut akan tampil dan berbicara dari hati.
Kata dia, jelang debat kali ini Prabowo melakukan aktifitas seperti biasanya yakni berolahraga dan tidak ada persiapan khusus.
"Ya biasa pak Prabowo seperti sehari-harinya ya, mengawali aktifitasnya berolahraga pagi, jam 05 biasanya berenang, ya hari ini aktifitas biasa tidak ada persiapan khusus, tapi kami yakin akan memberikan yang terbaik seperti biasa, dan tampil memberikan penjelasan-penjelasan terkait debat capres," kata dia kepada wartawan, Minggu (4/2/2024).
TKN Prabowo-Gibran sendiri menyambut gembira kaitan debat terakhir ini. Dia berharap pada Pemilu 2024 ini akan berjalan tentram dan damai.
"Kami menyambut gembira, di debat yang terakhir dan insya Allah nanti 10 hari lagi menuju tanggal 14 Februari, setelah situasi aman damai kita menyambut Pilpres 2024 amat tentran dan damai," ujarnya.
"Saya rasa Pak Prabowo seperti biasa akan berbicara dari hati apa adanya, dan seperti saya katakan beliau dalam kondisi yang sangat prima, dan setelah banyak keliling kemarin semangatnya begitu membara banyak dukungan dari masyarakat se Indonesia dan beliau akan melanjutkan beberapa kegiatan kampanye di beberapa kota minggu terakhir ini sebelum masa tenang," sambungnya.
Sekedar informasi, pada debat Capres sebelumnya Prabowo Subianto selalu mendapatkan serangan dari paslon 01 Anies Baswedan dan 03 Ganjar Pranowo.
Debat final Pilpres 2024 kembali digelar di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024) malam yang mempertemukan tiga capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Jelang Debat Kelima, Erick Thohir Yakin Prabowo Subianto Beri Performa Terbaiknya
Pada debat yang berlangsung mulai jam 19.00 WIB, membahas tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Sementara subtema yang menjadi dasar debat ketiga capres meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi.
Jurnalis dari TV One yakni Andromeda Mercury dan Dwi Anggia akan memandu jalannya debat pamungkas.
Selain itu, ada 12 panelis yang sudah merumuskan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh capres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian