Suara.com - Mega Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus berjalan. Bahkan di bulan Juli-November 2024 ini terdapat 11.274 ASN yang akan dipindahkan ke IKN.
Terdapat lima kali tahap pemindahan ASN beserta kementerian dan instansi pemerintahan ke IKN. Pada tahap pertama tahun 2022-2024. Tahap kedua yakni 2024-2029, tahap ketiga 2030-2034, keempat 2035-2039 dan tahap kelima yakni tahun 2040-2045.
Sesuai Surat Kementerian PAN-RB kepada Otorita IKN tentang penyampaian data sementara yang akan dipindahkan adalah 38 Kementerian/Lembaga menuju IKN. Selain ASN ada juga petugas pertahanan dan keamanan atau hankam.
Untuk hankam sendiri terdapat sekitar 5.176 orang yang akan ditempatkan di IKN. Nantinya Kementerian Pertahanan yang akan mengkoordinir.
Sementara untuk ASN yang berjumlah 11.274 orang akan dikoordinir oleh KemenPAN-RB dan Kementerian PPN/Bappenas.
MenPAN-RB, Abdullah Azwar mengungkapkan di tahap pertama ini terdapa 38 Kementerian/Lembaga yang dipindahkan ke Ibu Kota Baru. Terdapat sedikitnya 179 eselon satu yang akan mengawali kinerjanya di IKN pada 2024 ini.
Lalu kementerian atau lembaga apa saja yang akan dipindahkan duluan ke IKN?: Berikut daftarnya.
1. Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI
2. Setjen DPD RI
Baca Juga: WNA China Keciduk 'Maling' Tambang Emas di Kalbar, Begini Modusnya
3. Setjen MPR RI
4. Setjen Badan Pemeriksaan Keuangan RI
5. Mahkamah Agung
6. Kementerian Koordinator Maritim dan Ivestasi (Kemenko Marves)
7. Komisi Yudisial
8. Kemenko Bidang Perekonomian
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!