Suara.com - Di tengah gelombang protes #Peringatan Darurat dari massa mahasiswa, buruh hingga masyarakat sipil terus bergejolak di sejumlah daerah, muncul sebuah video di media sosial yang merekam aksi seorang demonstran saat meledek aparat kepolisian dengan menggunakan senjata mainan.
Dilihat Suara.com dari video yang dibagikan akun X, @feedemady, awalnya tampak sejumlah mahasiswa berkonvoi dengan menggunakan sepeda motor.
Dalam video berdurasi 25 detik itu, orang mahasiswa beralmamater kuning yang dibonceng rekannya tampak menenteng senjata mainan.
Mahasiswa yang mengenakan buff warna hitam itu lalu turun di depan barikade aparat kepolisian yang memblokir jalan saat demonstrasi.
Mahasiswa terlihat itu lalu berpura-pura menembakan senjata mainan yang dipegangnnya ke arah para polisi yang sedang berjaga para pengunjuk rasa.
Tak hanya aparat, aksi nekat mahasiswa itu pun menjadi sorotan demonstran dan pengguna jalan lainnya.
Pengguna X turut menuliskan keterangan yang cukup menohok atas video yang dibagikannya itu.
"Ijazah sma vs ijazah s1," demikian keterangan pemilik akun X dikutip Suara.com, Jumat (30/8/2024).
Unggahan video itu pun menjadi sorotan hingga menuai komentar pedas dari netizen yang diduga menyindir kepolisian.
"Dua-duanya masih ijazah sma, kalau sudah S1 sibuk cari kerja dia," sindir salah satu netizen.
"Yg satu males membaca yang satu rajin membaca," celetuk yang lainnya.
Di sisi lain, unggahan video tersebut juga ikut direspons oleh admin akun Humas Polres Nagan Raya, @SihumasNara. Admin akun tampak lebih menggubris keterangan video yang diunggah akun @feedemady.
"Selamat sore sobat Polri, Di kepolisian ada anggota yang tamat SMA dan ada juga yang sudah bergelar sarjana, Bahkan yang tamatan SMA juga Bisa Lanjut Kuliah lagi kok, asal tidak mengganggu jam dinas, terima kasih," timpal akun @SihumasNara.
Tak tinggal diam, penggungah video itu turut menimpali admin akun @SihumasNara
"Yang tamatan SMA, ijazah S1 nya ada yang beli gak min?" sahut pengunggah video.
Aksi mahasiswa yang meledek aparat kepolisian menggunakan senjata mainan kini viral itu disebut-sebut terjadi saat demonstrasi di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
"Jalan Pahlawan Semarang nih wkwkwk," sebut netizen lainnya.
"Betul wkwkwk," gubris pengunggah video.
Berita Terkait
-
Heboh Mahasiswi Cantik Serukan Darurat Konstitusi di Acara Wisudawan UGM, Nama Mulyono Disorot: Gegara Alumninya Juga
-
Aksi Represi Polisi saat Demo di Makassar Viral: Diami Korban Luka-luka, Pukuli Paramedis hingga Lecehkan Wanita
-
Viral Lagi! Polwan Putri Cikita "Duta Sopan Santun" Tuduh Pria Ngobat: Polisi Wajib Curiga!
-
Jadi Korban Gas Air Mata Polisi saat Demo di Semarang, Viral Video Pelajar Sesak Panas hingga Anak Kecil Dibopong di Mal
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!