Juri lantas membeberkan jenis-jenis sapi kurban dari presiden yang sudah disalurkan menjelang pelaksaan Iduladha.
"Sapi yang disalurkan itu dari jenis sapi-sapi limosin, simental, peranakan ongole, brahman, angus, dan sapi Bali," kata Juri.
Juri berujar sapi-sapi kurban dari presiden diperoleh langsung dari peternak-peternak lokal di seluruh daerah.
"Ada 573 peternak sapi lokal yang diberdayakan untuk dibeli sapinya melalui bantuan kemasyarakatan Bapak Presiden dan kemudian disalurkan kepada para penerima," kata Juri.
Juri kemudian mengungkapkan sapi-sapi kurban dari presiden yang memiliki bobot terberat yang disalurkan ke sejumlah daerah. Bobot terberat mencapai 1,3 ton.
"Jadi perlu saya informasikan juga nih ada sapi terberat ini, yang tadi saya bilang 1,3 ton itu ada di Jawa Barat, kemudian di Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu," kata Juri.
Pesan Presiden
Juri menyampaikan sekaligus harapan dan pesan presiden terkait sapi kurban yang sudah disalurkan melalui skema banruan kemasyarakatan.
"Pertama, bapak presiden baik melalui kepala daerah, bupati, wali kota, gubernur, maupun kepada kelompok-kelompok masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat yang menerima sapi korban ini untuk menerima dan memanfaatkan sapi ini dengan cara merawat sampai nanti pada hari penyembelihan korban," kata dia.
Baca Juga: Raffi Ahmad Beri Sapi Kurban untuk Sonny Septian, Harganya Capai Rp200 Juta
Prabowo juga berharap sapi-sapi kurban yang diperoleh langsung dari para peternak lokal menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas dan hubungan pemerintah daerah dengan para peternak atau para petani untuk membangun peternakan menjadi lebih baik.
"Dan pada akhirnya nanti bukan saja meningkatkan penghasilan dan produktivitas masyarakat peternak, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan seperti ini. Menjadi ternak-ternak yang diberdayakan untuk menjadi ternak atau sapi kurban," kata Juri.
"Kemudian teman-teman semua, pada tahun ini memang Bapak Presiden memberikan namanya supaya jumlahnya ditingkatkan dibanding misalnya bantuan-bantuan presiden untuk sapi korban di tahun-tahun sebelumnya," sambungnya.
Berita Terkait
-
Doa Menjinakkan Sapi Kurban agar Mudah Disembelih, Simak Bacaan Lengkap dan Artinya
-
Beli Hewan Kurban Ratusan Juta Rupiah, Agama Nathalie Holscher Dipertanyakan
-
Inul Daratista Siap Berkurban, Tampilkan Sapi Jumbo Seharga Ratusan Juta Rupiah
-
Raffi Ahmad Beri Sapi Kurban untuk Sonny Septian, Harganya Capai Rp200 Juta
-
Sapi Kurban Sundul Kameramen, Irfan Hakim: Kali Ini Gak Selamat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian