- Event Jatim Media Summit 2026 akan diselenggarakan pada 30 Juli di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya.
- Kegiatan ini mengangkat tema transformasi beyond media serta dihadiri oleh ratusan peserta dan berbagai narasumber penting.
- Rangkaian acara juga mencakup bimtek pengelolaan media bagi pemda serta workshop keamanan digital untuk kreator muda.
Suara.com - Event Jatim Media Summit (JMS) sebagai ajang update pengetahuan, berbagi pengalaman dan berjejaring media-media se-Jawa Timur khususnya, kembali segera digelar di Surabaya. Ratusan peserta antusias hadir untuk mengikuti berbagai sesi menarik.
JMS 2026 yang rencananya dihelat pada 30 Juli di Whiz Luxe Hotel Spazio, kali ini akan mengusung tema "Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media Jawa Timur". Sejumlah sosok terkenal mulai dari Menteri, Gubernur, hingga tokoh lembaga periklanan, industri kreatif, alademisi dan lain-lain, siap mengisi event ini.
Menurut rencana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya akan hadir membuka kegiatan ini, sekaligus menyampaikan keynote speech. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun sudah mengonfirmasi kehadiran, sekaligus akan turut membuka acara bersama Menteri Ekraf, serta Suwarjono (Pemimpin Redaksi Suara.com) dan Dwi Eko Lokononto (CEO Beritajatim.com).
Selain kedua tokoh pemerintahan itu, sejumlah pembicara hebat juga siap memaparkan insight dan berbagi pengetahuan di sesi-sesi menarik. Di opening conference misalnya, Suwarjono akan tampil berbicara bersama Vicky Arief Herinadharma (Ketua Harian Indonesian Creative Cities Network/ICCN), David Santoso (CEO KEK Singhasari), dan Pradhana Harsaputera (Sekjen Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia/P3I). Mereka akan membahas topik "Ekosistem Media & Bisnis Lokal di Era 'Beyond Media'".
Sesi kedua kemudian akan menampilkan Marchelo (Corporate Communication Lead Bank Jago), Hendra Hutagalung (Lead of Commercial Creative Suara Surabaya), dan Abdul Qohar (CEO BlokBojonegoro), membahas topik Media Lokal & UMKM: Melampaui Batas Publisher Menuju Akuisisi Bisnis.
Tidak cukup di situ, masih ada sesi ketiga yang akan membicarakan topik "Merawat Ruang Kreatif, Membangun Ekosistem: Kolaborasi Strategis dan Keamanan Digital Industri Kreatif Jawa Timur". Sesi ini akan menampilkan Andi Said Tandio (CEO Riplay Studio Surabaya), serta Artika Farmita (Trainer Cek Fakta).
Lalu di sesi terakhir, akan tampil Sherlita Ratna Dewi Agustin (Kepala Diskominfo Jatim), Wenseslaus Manggut (COO KapanLagi Youniverse), serta Prof Dr Martadi (Guru Besar Universitas Negeri Surabaya/Unesa). Mereka akan membahas topik esensil yaitu "Peta Jalan Ekosistem Media Jawa Timur".
Sebelum penutupan, Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhi Karyono, direncanakan juga akan hadir menyampaikan closing remarks. Lalu di pengujung acara yang bakal dihadiri setidaknya 100-an lebih peserta ini, Suwarjono dan Lucky Lokononto akan meramu kesimpulan dan menarik poin-poin penting yang didapat dari acara tersebut.
Yang spesial, JMS 2026 sebenarnya tidak hanya akan berlangsung sebagai acara tunggal seharian. Sehari sebelumnya, yaitu pada Rabu 29 Juli, akan berlangsung kegiatan Bimtek Pengelolaan Media Sosial dan Website Pemerintah Daerah. Puluhan utusan Diskominfo dan Sekretariat DPRD dari 30-an kabupaten/kota se-Jawa Timur akan menjadi peserta kegiatan ini, yang bakal dipandu oleh para trainer bersertifikat dan berpengalaman dari Local Media Community dan Suara.com.
Baca Juga: Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
Berikutnya, sehari setelah helatan utama JMS, yaitu pada Jumat 31 Juli 2026, juga akan digelar workshop "Digital Security for Gen Z Content Creator". Event yang secara khusus didukung oleh International Media Support (IMS) selaku salah satu inisiator JMS ini bakal memberi pembekalan kepada sekitar 20-an peserta generasi muda, khususnya terkait hal-hal seputar literasi digital dan keamanan digital praktis.
Pemred Suara.com Suwarjono mengatakan bahwa JMS kali ini tidak sekadar spesial karena rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, baik sehari sebelum maupun sesudah event utama. Menurutnya, tema yang diangkat kali ini sendiri juga spesial, karena coba menyambungkan ekosistem media dengan industri kreatif, dengan kata kunci "transformasi" dan "media baru".
"Di tengah situasi di mana media megap-megap karena tertutup atau menyempitnya beberapa sumber revenue yang sebelumnya diandalkan, kita memang harus berpikir transformatif, atau istilahnya bukan lagi 'business as usual' bagi apa yang bisa kita sebut sebagai media baru," kata Suwarjono.
"Industri kreatif atau lebih luasnya ekosistem ekonomi kreatif, harus menjadi bagian dari lahan pengembangan bisnis media. Jadi tidak bisa lagi sekadar mengandalkan produk jurnalistik, misalnya untuk mendapatkan traffic, lalu mengharapkan iklan programatik maupun order iklan atau memberikan layanan ke klien, tapi harus sudah bertransformasi lebih jauh lagi," tambahnya.
Senada, CEO Beritajatim.com Dwi Eko Lokononto pun menyampaikan soalnya terbukanya peluang-peluang pengembangan bisnis media, lewat keterlibatan atau kolaborasi dengan industri kreatif itu. "Apalagi di wilayah Jawa Timur yang merupakan salah satu provinsi terbesar ini, sesungguhnya ekosistem ekonomi kreatifnya besar sekali, dan media yang kita-kita kelola ini ada di tengah-tengahnya. Artinya, ada banyak peluang dan potensi yang mungkin belum termaksimalkan," kata pria yang akrab disapa Cak Lucky ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Penulis Novel Misteri Keigo Higashino Wafat, Karya Terakhir Siap Rilis 2026
-
Siap Digelar, Jatim Media Summit 2026 Bahas Media Baru Menuju Ekonomi Kreatif
-
Berapa Harga Smartwatch Samsung? Ini 6 Rekomendasi dari yang Termurah hingga Terbaik
-
Mendagri Siapkan Skema Top Up Anggaran Buat Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji Pegawai
-
Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi
-
Bukan Ancaman, Gerindra Sebut Kaesang Nyaleg di Jateng V Bikin Demokrasi Semarak
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Daily Run, Sol Empuk dan Nyaman Anti-Cedera
-
Bukan Spontan! Ada Desain Skenario Besar di Balik Bentrok Maut Menteng
-
Harga Sawit Riau Nanjak Lagi, Dihargai Rp3.913 per Kg Periode Ini
-
Ulasan Drama Unmasked: Potret Jurnalisme di Tengah Permainan Kekuasaan