- Gempa magnitudo 7,7 di NTTmenyebabkan lima orang meninggal dunia.
- Bencana alam tersebut juga mengakibatkan beberapa ruas jalan putus serta longsor di sejumlah wilayah Flores.
- BMKG NTT menyatakan informasi tentang prediksi gempa susulan besar yang beredar di media sosial adalah hoaks.
Di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, warga sempat bergerak menuju lokasi yang lebih tinggi setelah merasakan guncangan kuat dan melihat perubahan air laut yang terjadi secara tiba-tiba.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar Achmad Alfianto mengatakan kondisi guncangan di wilayah tersebut mulai menurun dan belum ada laporan kerusakan bangunan yang berarti.
"Hingga laporan sementara yang kami terima dari para camat melalui sambungan telepon, belum ada laporan kerusakan bangunan yang berarti di wilayah Selayar," kata Achmad.
Hoaks Gempa Susulan
Di tengah situasi tersebut, sempat beredar informasi di media sosial yang menyebut akan terjadi gempa susulan besar pada Sabtu pukul 09.00 WITA.
BMKG NTT memastikan informasi tersebut merupakan hoaks.
Gempa bumi hingga kini belum dapat diprediksi secara tepat berdasarkan waktu, lokasi, maupun kekuatannya.
Gempa utama M7,7 sebelumnya memicu peringatan dini tsunami. Peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir.
Sejumlah gempa susulan juga tercatat setelah gempa utama, termasuk gempa berkekuatan M6,2 pada pukul 05.13 WIB dan M6,2 pada pukul 05.28 WIB.
Baca Juga: Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Flores, Sumba, Adonara, Solor, hingga Bima, Nusa Tenggara Barat, serta beberapa wilayah Sulawesi Selatan.
Tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi serta penanganan terhadap warga terdampak.
Masyarakat diminta tetap tenang, menjauhi bangunan yang retak atau rusak, dan mengikuti informasi serta arahan resmi petugas di lapangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
-
Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
-
Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
-
3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia
-
Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu